Kapolres Minut, AKBP Grace Rahakbau didampingi Kasat Reskrim, AKP Fandi Ba’u dan sejumlah personil Satuan Reskrim pada konferensi pers tentang penangkapan terduga pelak pencurian handphone, Selasa 18 Mei 2021.
Kapolres Minut, AKBP Grace Rahakbau didampingi Kasat Reskrim, AKP Fandi Ba’u dan sejumlah personil Satuan Reskrim pada konferensi pers tentang penangkapan terduga pelak pencurian handphone, Selasa 18 Mei 2021.

Beraksi di 41 TKP di 6 Kabupaten/Kota, Skay Akhirnya Tertangkap

KRIMINALITAS

MINUT, PUBLIKREPORTcom – Lelaki berinisial KN alias Skay (28) akhirnya berhasil dibeku Tim Macam Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Utara (Minut) yang dipimpin Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Jefry Bassay. Skay sempat melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, sehingga polisi ‘melumpuhkannya’ dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Skay merupakan terduga pelaku tindak pidana pencurian yang disinyalir telah beraksi di 41 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Manado, Minut, Minahasa, Minahasa Selatan (Minsel), Tomohon dan Kotamobagu.

Tersangka Skay, menurut Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minut, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Grace Rahakbau telah beraksi sejak 2016. Modusnya dengan menargetkan korban yang berada di warung/kios. Dimana di saat korban sibuk dengan pesanan, dengan cepat handphone yang berada di meja kasir langsung diambilnya dan bergegas meninggalkan TKP.

“Tersangka telah melakukan aksinya di berbagai daerah di Provinsi Sulut. Sekitar 41 TKP, yakni 20 TKP dilakukan di wilayah hukum Polres Minut, 9 TKP di Kotamobagu, 4 TKP di Kota Tomohon, 4 TKP di Kabupaten Minsel, 3 TKP di Kabupaten Minahasa dan 1 TKP di Kota Manado,” ungkap Grace Rahakbau pada konferensi pers, Selasa 18 Mei 2021.

Rabu 22 April 2021, Grace mengatakan, polisi mendapatkan informasi tentang pencurian handphone di Desa Palaes, Kecamatan Likupang Barat. Tim lalu mencari baket (bahan keterangan) mengenai ciri-ciri tersangka.

Dari hasil interogasi di TKP Desa Palaes, didapati ciri-ciri seorang laki-laki dengan perawakan tinggi 170 cm (centimeter), agak kurus menggunakan pakaian sweater warna merah muda, menggunakan motor matic.

“Pada 08 Mei 201, jam 12.30 WITA, di Kota Manado, tim mengamankan barang bukti (babuk) handphone merk Oppo yang dicuri di Desa Palaes. Handphone itu dijual oleh tersangka ke lelaki atas nama Jefry. Dari hasil interogasi terhadap lelaki Jefry bahwa handphone tersebut dijual lewat di postingan facebook atas nama Skay,” jelas Grace.

Leave a Reply