Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMA Negeri 1 Kalawat, Kabupaten Minut, Rabu 19 Mei 2021.
Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMA Negeri 1 Kalawat, Kabupaten Minut, Rabu 19 Mei 2021.

SMA Negeri 1 Kalawat Dibangun

PENDIDIKAN

MINUT, PUBLIKREPORTcom – Pembangunan gedung Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Rabu 19 Mei 2021, dimulai. Pembangunan gedung sekolah ini karena sebagian lahan terkena pembebasan lahan oleh Balai Jalan.

“SMA Negeri 1 Kalawat ini dibangun oleh Balai Jalan,” kata Gubernur Provins Sulawesi Utara (Sulut) pada grounbreaking pembangunan SMA Negeri 1 Kalawat.

Didirikannya bangunan tersebut, menurut Olly, karena pemerintah melihat potensi sarana pendidikan yang besar, mengingat banyaknya pemukiman di daerah tersebut. Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut untuk memajukan pendidikan di Sulut.

“Kita mengalokasikan kembali pembiayaan, betul-betul membangun sarana prasarana pendidikan di wilayah Kalawat ini, sekaligus perluasan lahan. Kita tambah satu hektar lebih sehingga ini bermanfaat bagi masyarakat Minahasa Utara khususnya,” jelasnya.

Sebagaimana laporan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulut Adolf Tamengkel, Olly mengatakan, di sekolah itu juga akan dibangun lapangan olahraga dan sarana prasarana pendidikan lainnya untuk menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Minut.

“Kedepan jika telah menjadi sekolah unggulan, maka tidak menutup kemungkinan akan dibangun asrama di sekolah ini, sehingga siswa dari pulau-pulau dapat masuk asrama dan mendapatkan manfaat pendidikan yang baik,” ujarnya.

Pendidikan, Olly menjelaskan, merupakan tanggung jawab bersama, tugas pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota. Oleh karenanya diperlukan sinergitas dari atas sampai ke bawah dan keseragaman kurikulum sehingga tercipta pemerataan pendidikan di Sulut.

“Saya kira pembangunan pendidikan harus sinergi dari atas sampai ke bawah supaya tidak tertinggal jenjang pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minut dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi harus searah supaya kurikulumnya sama bukan sendiri-sendiri. Harus sama dari atas ke bawah,” tegasnya.

Hadir pada grounbreaking itu, antaranya Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minut, Joune Ganda dan Kevin W Lotulong. | VERONICA DSK

Leave a Reply