Empat perempuan yang diduga terlibat perkelahian dalam dua video yang sempat viral di medsos. Keempat perempuan ini telah diamankan pihak kepolisian.
Empat perempuan yang diduga terlibat perkelahian dalam dua video yang sempat viral di medsos. Keempat perempuan ini telah diamankan pihak kepolisian.

Viral di Medsos, 4 Perempuan Terlibat Perkelahian

KRIMINALITAS

BITUNG, PUBLIKREPORTcom – Video perkelahian antara perempuan sempat viral di media sosial (medsos). Perkelahian terjadi di Taman Kesatuan Bangsa, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada Kamis 27 Mei 2021 dan di Jalan Tol, Kecamatan Madidir, pada Jumat 28 Mei 2021.

Perkelahian di Taman Kesatuan Bangsa diduga melibatkan, perempuan berinisial AR (18) dan FD (17). Sedangkan di Madidir, disinyalir melibatkan perempuan berinisial CNM (18) dan ESS (18)

Merespons video yang viral di medsos tersebut, Tim Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Bitung dan Resmob Polres Minahasa Utara (Minut) langsung bergerak dan mengamankan keempat perempuan yang diduga terlibat perkelahian itu.

Sabtu 29 Mei 2021, Tim Resmob yang dipimpin Ajun Inspektur Dua (Aipda) Denhar Papentu mengamankan tiga terduga pelaku di rumah mereka masing-masing di bilangan Kecamatan Maesa, Kota Bitung. Sedangkan perempuan berinisial ESS telah diserahkan ke orang tuanya oleh Tim Resmob.

Dalam dua video yang sempat viral itu, nampak para perempuan saling pukul dan menjambak rambut disaksikan oleh teman-temannya.

Saat diamankan dan ditunjukkan video itu, menurut Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulut, Komisaris Besar (Kombes) Jules Abraham Abast, para terduga tak menampiknya. Mereka mengakui perbuatan yang telah dilakukan.

“Perkelahian terjadi diduga karena salah paham,” jelasnya.

Kepada para orang tua, Jules mengimbau agar mengawasi pergaulan anak-anaknya. Dan kepada para pengguna medsos agar menggunakannya untuk hal-hal yang baik.

“Gunakanlah media sosial dengan bijak dan santun, kalau bisa yang produktif,” imbaunya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply