Pelepasan ekspor komoditas pertanian Sulut senilai Rp78,7 miliar dan penandatanganan MoU dirangkaikan dalam Dies Natalies Faperta Unsrat ke-61, Senin 31 Mei 2021.
Pelepasan ekspor komoditas pertanian Sulut senilai Rp78,7 miliar dan penandatanganan MoU dirangkaikan dalam Dies Natalies Faperta Unsrat ke-61, Senin 31 Mei 2021.

Faperta Unsrat Diharap Makin Maju dan Hebat

PENDIDIKAN

MANADO, PUBLIKREPORTcom – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Senin 31 Mei 2021, menggelar Dies Natalies ke-61. Rektor Unsrat, Prof Dr Ellen Joan Kumaat bergarap Faperta Unsrat semakin maju dan hebat. Dimana lulusan semakin berperan di tengah masyarakat bahkan dapat menciptakan lapangan kerja demi semakin terwujudnya bangsa yang kuat.

“Unsrat telah mengambil langkah melalui penyesuaian kurikulum pendidikan tinggi untuk menghasilkan pembelajaran yang baik dengan mengintegrasikan hard skill dan soft skill secara berimbang,” ungkap Ellen, seraya menyampaikan rasa bangganya kepada Menteri Pertanian (Mentan), Gubernur Provinsi Sulut dan Ketua TP PKK/Ketua IKA Unsrat/IKA Faperta yang senantiasa mendukung Kepentingan Unsrat.

Dekan Fakultas Pertanian Unsrat, Prof Robert Molenaar Phd, mengungkapkan tentang beberapa hasil inovasi dan prestasi yang dicapai, antara Disinfektan dari asap cair tempurung kelapa dan minyak cengkih sebagai anti Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

Sementara Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey yang menghadiri Dies Natalies Faperta Unsrat di Auditorium Unsrat mengatakan, di tengah pandemi saat ini, sektor pertanian menopang pertumbuhan ekonomi di Sulut.

“Pertumbuhan ekonomi di Sulut bertumbuh 1,87 persen di semester pertama. Di semester keempat terakhir kita masih minus 3,4 persen dalam peningkatan dari semester pertama sampai sekarang ini hampir 6 persen, sampai kita bisa mencapai positif pertumbuhan ekonominya. Semuanya itu 23 persen disumbangkan dari pertanian yang ada di Sulut,” jelasnya.

“Tentunya ini sangat membanggakan. Sebab dari sepuluh provinsi yang pertumbuhan ekonominya positif, Sulut berada di rangking kelima. Pertumbuhan ekonomi kita merata di lima belas kabupaten dan kota,” sambungnya.

Dalam program kerja RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2021-2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, Olly mengungkapkan, ditargetkan pada peningkatan infrastruktur pertanian dan perbaikan irigasi. Saat ini juga tengah disiapkan Peraturan Daerah (Perda) Irigasi guna menunjang program pertanian di Sulut.

“Kedepan diharapkan Faperta Unsrat semakin mantap dalam memberi kontribusi terhadap pelaksanaan visi pembangunan daerah, selain menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) unggul dan berkualitas,” ucapnya.

Dies Natalies Faperta Unsrat ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Bidang Pertanian oleh kelompok tani (poktan) dan empat kepala daerah serta Rektor Unsrat. Juga dilakukan pelepasan ekspor komoditas pertanian Sulut seniali Rp78,7 miliar. | VERONICA DSK

Leave a Reply