Ilustrasi.
Ilustrasi.

Obat Tradisional Sembelit

Sembelit atau dikenal pula dengan istilah konstipasi merupakan salah satu penyakit yang lumrah dialami hampir semua orang. Sembelit ditandai dengan buang air besar yang tidak teratur dan juga perasaan kembung pada perut. Ada banyak faktor yang memicu terjadinya sembelit, yakni: Kurang konsumsi makanan berserat, kurang olahraga, kurang minum, terlalu bergantung pada obat pencahar, stroke dan masalah usus besar dan sebagainya. Beberapa obat-obatan juga memicu terjadinya sembelit.

Berikut bahan-bahan alami sebagai obat tradisional untuk mengatasi sembelit.

Temulawak

Temulawak adalah salah satu tanaman yang umum di Indonesia. Sifatnya agak pahit dan bisa mengatasi sembelit. Tidak hanya itu, temulawak juga anti-radang, diuretuik dan bakteriostatik serta tonikum. Anda bisa menggunakannya dengan cara dikeringkan ataupun segar.

Cara meraciknya: Sediakan rimpang temulawak yang digiling halus dicampur biji sesawi, tambahkan sedikit air dan peras. Air perasan tersebut dapat dikonsumsi.

Mengkudu

Mengkudu memiliki kandungan alkaloid triterpenoid dan morindon yang adalah zat warna merah yang berkhasiat sebagai pencahar.

Cara memanfaatkannya: Sediakan 2 buah mengkudu yang telah matang, cuci bersih dan parut. Campurkan sedikit garam dan aduk hingga merata. Peras menggunakan kain dan minum dengan frekuensi 2 kali sehari.

Lidah Buaya

Lidah buaya khususnya getahnya adalah perantara pembersih yang cukup kuat. Namun kandungan anthraquinone yang cukup kuat di lidah buaya malah bisa menyebabkan diare ataupun kram usus. Oleh karena itu, penggunaan lidah buaya sebagai obat tradisional sembelit harus hati-hati dan batas wajar.

Cara menggunakan: Sediakan separuh batang lidah buaya yang telah dicuci bersih, buang kulitnya. Isi lidah buaya dicincang dan seduh menggunakan setengah cangkir air panas. Campurkan ke dalam ramuan tersebut 1 sendok makan madu. Minum selagi hangat dengan frekuensi 2 kali sehari. Catatan: Ramuan ini tidak dianjurkan bagi wanita yang sedang menstruasi, hamil dan penderita diare.

Daun wungu

Daun wungu memiliki kandungan alkaloid non toksik, steroid, glikosod, saponin, lendir dan tanin. Saponin sendiri memiliki efek sebagai pencahar.

Cara meraciknya: Sediakan 7 lembar daun wungu yang masih segar, rebus di dalam 2 gelas air dan tunggu hingga air menyusut menjadi 1 gelas. Saring dan minum.

Bahan-bahan alaminya tentu lebih aman, namun tentu dengan dosis yang wajar pula. Jangan lupa untuk senantiasa beraktivitas fisik agar membantu pergerakan usus sehingga buang air besar kembali lancar. | DOKTERKAMUcom

Leave a Reply