Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pejabat/ASN & Politik Praktis

***

Mengenai roling jabatan dapat dikategorikan mutasi, promosi dan demosi.

Mutasi yakni pemindahan dari jabatan tertentu.

Promosi berupa kenaikan jabatan.

Demosi adalah kebalikan dari promosi.

Dalam pelaksanaan rolling jabatan dilingkungan pemerintahan, mutasi, promosi dan demosi tentunya merupakan hal yang biasa. Mutasi dan promosi tentunya membawa kebahagiaan bagi pejabat yang dipercaya kepala daerah. Sedangkan pejabat yang di-demosi-kan, ada yang menerima dan ada pula yang tidak menerima, sehingga pada Pilkada selanjutnya melakukan kampanye terselubung agar mendukung pasangan calon tertentu.

Sering pula didengar ada pejabat yang nonjob. Biasanya sebutan nonjob ini disertai notadinas yang menempatkan pejabat tersebut diperbantukan pada perangkat daerah tertentu. Pejabat nonjob itu harus mengisi daftar hadir di perangkat daerah dimana dirinya ditempatkan dan menerima gaji sebagai ASN.

Pertanyaan. Apakah dalam pelaksanaan rolling jabatan oleh Walikota dan Wakil Walikota Tomohon nanti akan ada pejabat yang yang mendapat hukuman sehingga harus di-demosi bahkan harus di-nonjob-kan?

***

Tomohon sejak menjadi Kota Otonom dan seiring berjalannya waktu dapat dikatakan tidak kurang ASN yang mumpuni. Sayangnya, pada era kepemimpinan sebelumnya banyak ASN yang merupakan putera-puteri terbaik Tomohon harus pindah atau meminta pindah tugas ke pemerintah provinsi dan daerah kota dan kabupaten lain. Mungkin sudah saatnya ASN putera-puteri terbaik Tomohon, pulang kampung, diberikan kesempatan meniti karir sekaligus membangun tanah kelahiran mereka sendiri. Dengan catatan mereka itu benar-benar menjadi pelayan masyarakat dan tidak terlibat politik praktis, karena Pilkada serentak 2024 tidak lama lagi.

Bagi mereka (pejabat/ASN) yang nantinya dipercayakan mengemban jabatan tertentu alangkah baiknya benar-benar menjalankannya untuk rakyat Kota Tomohon. Bukan karena tunjangan jabatan -yang kabarnya- mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.

Ingat Tomohon diperjuangkan menjadi Kota Otonom adalah untuk kesejahteraan Rakyat Kota Tomohon. Tomohon menjadi Kota Otonom adalah berkat ijin rakyatnya kepada panitia untuk diperjuangkan. Sehingga dapat dikatakan Kota Otonom Tomohon terbentuk atas perjuangan seluruh Rakyat Kota Tomohon. ***

Leave a Reply