Dua lelaki terduga pelaku pemalsuan surat keterangan tes antigen yang ditangkap di hari dan tempat yang berbeda oleh Satuan Reskrim Polres Bitung.
Dua lelaki terduga pelaku pemalsuan surat keterangan tes antigen yang ditangkap di hari dan tempat yang berbeda oleh Satuan Reskrim Polres Bitung.

Honorer Perawat Ditangkap, Diduga Lakukan Pemalsuan Surat Keterangan Swab Antigen

HUKUM & KRIMINALITAS

BITUNG, PUBLIKREPORTcom – Kepolisian Resort (Polres) Bitung menangkap seorang lelaki berinisial RM alias Rud (31). Rud berstatus pegawai honorer perawat di salah satu rumah sakit di Kota Bitung ditangkap karena diduga telah memalsukan surat keterangan swab antigen Covid-19 (Coronavirus Disease 2019). Rud ditangkap di pelabuhan penyeberangan feri Kota Bitung.

Peristiwa ini terungkap, menurut Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bitung, Ajun Komisaris Polisi (AKP), Frelly Sumampouw, berawal kecurigaan petugas gabungan Covid-19 saat melakukan pemeriksaan calon penumpang di kapal feri, yakni KMKP Portlink VIII tujuan Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), Kamis 29 Juli 2021.

Petugas gabungan Covid-19, saat itu menemukan seorang calon penumpang menaiki kendaraan truck dan tidak memiliki tiket serta surat rapid antigen. Kepada petugas, calon penumpang berinisial SP itu mengatakan ada sesorang yang sudah menawarkan kepadanya akan memberikan surat keterangan antigen dengan cepat.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan ada total tiga orang yang sudah mendapatkan keterangan antigen yang diduga palsu itu.

“Para calon penumpang mengaku membayar uang sebanyak Rp250 ribu kepada terduga pelaku untuk mendapatkan keterangan antigen yang diduga palsu itu,” jelas Frelly.

Rud, Frelly mengatakan, kini telah diamankan bersama barang bukti surat keterangan antigen yang diduga palsu dan uang sejumlah Rp750 ribu.

“Disangkakan Pasal 263 dan Pasal 268 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) tentang pemalsuan dengan ancaman pidana enam tahun penjara,” ungkapnya.

Sebelumnya, yakni pada 25 Juli 2021, Satuan Reskrim Polres Bitung telah mengamakan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), berinisial HES (41), warga Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). HES ditangkap karena diduga telah melakukan pemalsuan surat keterangan hasil pemeriksaan swab PCR Covid-19.

Terungkapnya kasus ini, menurut Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bitung, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indrapermana, bermulai dari laporan petugas di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bitung tentang adanya penggunaan surat hasil swab PCR palsu, pada Sabtu 24 Juli 2021, malam.

Leave a Reply