Pembukaan pelaksanaan karantina Pemilihan Nyong & Noni Sulut 2021, oleh Wagub Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw, Selasa 14 September 2021, di Hotel NDC Resort & Spa Manado.
Pembukaan pelaksanaan karantina Pemilihan Nyong & Noni Sulut 2021, oleh Wagub Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw, Selasa 14 September 2021, di Hotel NDC Resort & Spa Manado.

Finalis Nyong & Noni Sulut 2021 Dikarantina

MANADO, PUBLIKREPORTcom – Sebanyak 17 finalis dari 9 kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti pelaksanaan karantina Pemilihan Nyong & Noni Sulut 2021. Pelaksanaan karantina ini dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw, Selasa 14 September 2021, di Hotel NDC Resort & Spa Manado. Para Finalis Nyong & Noni Sulut ini akan mengikuti karantina selama 5 hari.

“Selamat menjalankan karantina. Tetap selalu menaati Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19,” kata Ketua Umum Nyong & Noni Sulut, Devi Kartika Tanos.

Pemilihan Nyong & Noni Sulut 2021, menurut Devi, pelaksanaannya sempat beberapa kali tertunda karena pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) dan diberlakukannya PPKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 4.

Pemilihan Nyong & Noni Sulut 2021 ini, Devi berharap menghasilkan yang terbaik, yang bukan saja akan membantu pariwisata Sulut, tetapi juga akan menjadi panutan bagi generasi mdua.

“Pemilihan Nyong & Noni Sulut sudah berlangsung sejak tahun 1973,” ungkapnya.

Terselenggaranya Pemilihan Nyong & Noni Sulut 2021, Wagub Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Sulut, Ikatan Nyong & Noni Sulut serta kepada para Kepala Dinpar Kabupaten/Kota se-Sulut.

“Harapan saya, prosesnya berjalan dengan baik. Mudah-mudahan sampai hari puncak pemilihan semua berjalan baik. Ade-ade finalis berkompetisilah dengan happy, tidak usah terbeban target,” ujarnya..

Pemilihan Nyong & Noni Sulut, menurut Steven, adalah implementasi dan manifestasi untuk menciptakan human capital yang baik.

“Bukan sekedar seremonial, tapi subtansinya itu peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) dan pembentukan human capital,” terangnya. | VERONICA DSK

Leave a Reply