Ilustrasi.
Ilustrasi.

Migrasi TV Digital, 6,7 Juta STB Gratis Disiapkan

TEKNOLOGI

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah menyiapkan sebanyak 6,7 juta Set Top Box (STB) gratis bagi warga kurang mampu. Menurut Menteri Kominfo (Menkominfo), Johnny G Plate dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), STB tersebut akan tersedia pada waktunya sesuai dengan tahapan ASO paling lambat 02 November 2022. Mekanisme pelaksanaan pembagian STB gratis sedang disiapkan.

Hasil penghitungan sementara dengan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos). Terdapat sebanyak 6,7 juta Rumah Tangga Miskin (RTM) berdomisili di daerah yang akan dilaksanakan migrasi siaran analog ke siaran TV digital.

Persiapan penghentian siaran TV Analog Tahap 1 sudah 100 persen. Artinya TV Digital sudah siap mengudara di Indonesia. Jadwal tahap 1 akan berlangsung 30 April 2022.

Dikutip dari selular.id, dengan akan terlaksananya migrasi siaran TV Analog ke Digital atau Analog Switch Off (ASO), refarming frekwensi 700 MHz untuk pengembangan internet berkepatan tinggi sudah di depan mata.

Selain penghentian siaran Tahap 1 yang sudah rampung, infrastruktur multipleksing Tahap I sudah 100 persen dan siap dilaksanakan.

Lalu daerah-daerah pada ASO Tahap 2 dan Tahap 3 pembangun infrastruktur ditargetkan selesai dua bulan sebelum masa ASO masing-masing.

Kemkominfo menegaskan penyesuaian tahapan dan jadwal ASO yang baru dilakukan dengan tanpa melampaui tanggal yang diamanatkan oleh ketentuan perundang-undangan.

Adapun, STB berasal dari komitmen penyelenggara multipleksing sebagaimana diatur oleh peraturan perundang-undangan. Sebanyak 4 juta unit STB telah terkumpul dari penyelenggara multipleksing. Kekurangannya sebanyak 3 juta unit STB akan disediakan oleh pemerintah melalui pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2022, namun hanya 1 juta unit yang baru dialokasikan karena keterbatasan fiskal.

Leave a Reply