BPJS ‘Berhutang’ Miliaran Rupiah pada RSUD Liunkendage
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

BPJS ‘Berhutang’ Miliaran Rupiah pada RSUD Liunkendage

TAHUNA, publikreport.com – Selang April – Oktober 2019, terjadi tunggakan cukup besar oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terhadap klaim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Dari informasi total ‘hutang’ BPJS ke RSUD Liunkendage diatas Rp5 miliar.

Akibat adanya tunggakan itu, menurut Direktur RSUD Liunkendage, dr Blesing Rompis, manajemen rumah sakit diperhadapkan dengan kesulitan mengadakan pembelian stok obat, karena keuangan rumah sakit turut bermasalah.

“Jujur saja untuk saat ini kita kesulitan dana untuk mengadakan stok obat. Tapi apapun caranya kita harus upayakan, sebab tak mungkin RSUD Liunkendage yang hanya satu-satunya di Sangihe lalu harus tutup hanya karena tak bisa menyiapkan obat-obatan,” ujarnya.

Solusi yang ditempuh, Blesing mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan salah satu bank di Sangihe untuk mendapatkan pinjaman uang, guna menanggulangi pembelian obat. Hanya saja kebijakan tersebut, masih harus dikonsultasikan dengan bupati.

“Biar berhutang dulu. Kami harus tetap membeli obat-obatan, karena tidak mungkin kan rumah sakit cuma satu-satunya membiarkan pasien terlantar tanpa obat. Lagi pula RSUD Liunkendage telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dimungkinkan meminjam uang ke bank,” ungkapnya.

BACA JUGA: Miliaran Rupiah Tunggakan BPJS di RSUD Walanda Maramis