Cakalang fufu dalam proses pembuatan di Girian. (foto: makangsadapwordpres)
Cakalang fufu dalam proses pembuatan di Girian. (foto: makangsadapwordpres)

Cakalang Futu Khas Manado

Cakalang fufu adalah ikan cakalang yang diawetkan melalui proses pengasapan. Biasanya yang digunakan sebagai bahan bakarnya adalah sabut kelapa. Sabut kelapa ini menimbulkan aroma yang khas dan membuat rasa ikan semakin sedap.

Cakalang futu bisa tahan hingga kurang lebih 1 minggu tanpa menggunakan bahan kimia sebagai pengawet. Bahkan bisa lebih lama lagi bila disimpan di dalam kulkas.

Cakalang fufu merupakan salah satu oleh-oleh khas Manado karena merupakan salah satu komoditas perikanan tangkap di perairan Sulawesi Utara (Sulut) yang terkenal nikmat. Cakalang asap biasa dimasak khas Manado dengan membuat makanan yang digoreng campur sambal, dimasak santan, rica, dan dimasak pampis (cakalang suwir).

Di Bitung, Sulawesi Utara ada banyak sentra pengasapan ikan yang dikelola masyarakat setempat. Misalnya saja di Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian. Satu unit usaha bisa menghasilkan 200 kilogram cakalang fufu setiap harinya. Kira-kira 75 persen penduduknya menjadikannya sebagai mata pencarian. Maka tak salah bila kampung ini dikenal dengan nama “kampung cakalang fufu”.

Cukup dengan membeli 4 ekor cakalang fufu saja, sudah butuh waktu lama menghabiskannya karena ukurannya yang besar. Sampai puas kita bisa menikmatinya.

Cakalang fufu ini bisa dibuat Cakalang fufu saus (Cakalang dengan cabe/rica) dan bisa juga dibuat cakalang fufu santan. Rasanya Maknyos! Rasa khas ikan asap bercampur dengan rasa santan ataupun saus rica khas Manado… Hmmm, mengingat kembali makanan ini membuat nafsu lapar semakin bertambah. | MAKANGSADAP

Leave a Reply