You are currently viewing Cap Go Meh, Pikat Masyarakat ‘Banjiri’ Manado
Perayaan Cap Go Meh, Jumat 02 Maret 2018 di Manado.

Cap Go Meh, Pikat Masyarakat ‘Banjiri’ Manado

BACA JUGA: Cap Go Meh Menambah Daya Tarik Pariwisata

BACA JUGA: Mengenal Klenteng Ban Hin Kiong

BACA JUGA: Umat Tri Dharma Diajak Dukung Sektor Pariwisata
BACA JUGA: Imlek, Wihara Buddhyana Kakaskasen Tak Ada Prosesi Khusus
BACA JUGA: Wihara Buddhayana Kakaskasen Berdiri Tahun 1985
BACA JUGA: Mengenal Tradisi Imlek serta Simbol Keberuntungan dan Kemakmuran

“Mari jaga keamanan, kerukunan dan kedamaian tanpa membedakan suku, agama, ras dan antar golongan,” sambungnya.

Tak lupa Vicky meminta warga turut menjaga kebersihan.

“Bantu kami jaga kebersihan, jaga daratan, jaga lautan kita biar bersih dan dukung semua program pemerintah,” ajaknya.

Mengamankan perayaan Cap Go Meh, Kepolisian Resort Kota (Polresta) Manado menerjunkan sekitar 200 personil, dibantu Kepolisian Sektor (Polsek) dan dibackup Kepolisian Daerah (Polda) Sulut.

“Personil tidak hanya di tempatkan di kelenteng-kelenteng, juga di rute arak-arakan Tang Sin. Tujuannya agar perayaan Cap Go Meh berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” jelas Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polresta Manado, Inspektur Satu (Iptu) Tomi Oroh. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply