You are currently viewing Cara Memilih Oli Mesin untuk Mobil
Ilustrasi, oli mesin (expresstransmissionstoledo.com)

Cara Memilih Oli Mesin untuk Mobil

Memilih oli mesin yang tepat dipercaya bisa memperpanjang usia mesin mobil. Karena itu, salah satu yang patut mendapatkan perhatian lebih adalah pemilihan oli mesin yang tepat. Memilih oli mesin sembarangan tak akan memberi dampak secara langsung. Namun, dampak yang ditimbulkannya akan muncul dalam jangka panjang.

Nah, daripada mesin mobil lebih cepat mengalami kerusakan lebih baik Anda jaga dan rawat mesin mobil Anda agar tetap awet dan tahan lama.

Satu hal yang harus diingat oleh setiap pemilik mobil adalah oli mesin harus selalu diganti tepat waktu.

Dikutip dari laman nissan.co.id, hal ini memerlukan ketelitian dari seorang pemilik mobil. Karena jika oli mesin tidak diganti pada waktu yang tepat hal tersebut akan berakibat cukup fatal bagi kondisi mesin mobil. Terlebih akhir-akhir ini cukup banyak jenis oli mobil baru yang beredar di pasaran.

Perlu dicatat adalah oli mobil mahal belum tentu baik dan cocok untuk mobil Anda. Pilihlah oli mobil sesuai dengan kebutuhan mobil Anda agar memberi dampak yang optimal bagi performa mobil.

Bagi kebanyakan orang, fungsi oli mungkin terbatas hanya sebagai pelumas mesin. Padahal, oli masih memiliki fungsi lain yang tak kalah penting dari hal tersebut. Selain sebagai pelumas, oli juga memiliki fungsi sebagai pendingin, anti karat, dan juga sebagai penutup celah pada dinding mesin.

Dengan adanya oli mesin maka gesekan antar komponen yang terdapat di bawah kap mesin menjadi lebih halus dan tidak akan menimbulkan kerusakan satu sama lain. Selain itu, suhu mesin juga menjadi lebih stabil dan ideal.

1. Pilih oli sesuai mesin mobil

Banyak di antara kita yang belum bisa memilih oli yang sesuai dengan kebutuhan mobil. Padahal, hal ini adalah salah satu hal yang sangat penting untuk menjaga kondisi mobil.

Parameter SAE (Society of Automotive Engineers) adalah salah satu parameter yang bisa dimanfaatkan dalam memilih oli mobil. Biasanya terdapat kode spesifikasi pada mesin mobil yang tertulis 5W-50, 15W-50, 15W-40, dan lain sebagainya.

Cara membaca kode spesifikasi seperti di atas adalah sebagai berikut, huruf ‘W’ di belakang angka adalah singkatan dari Winter. Contoh, SAE 15W-50, kode tersebut menunjukkan bahwa oli tersebut memiliki kekentalan SAE 15 pada kondisi suhu dingin dan memiliki kekentalan SAE 50 pada kondisi suhu yang panas.

Leave a Reply