Covid-19 Bisa Serang Siap Saja Dalam Waktu Cepat
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Mornado menyerahkan bantuan bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, Senin 06 Januari 2020.

Covid-19 Bisa Serang Siap Saja Dalam Waktu Cepat

JAKARTA, publikreport.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyatakan, Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tidak mengenal latar belakang suku, agama, ras apapun juga. Bisa menyerang siapa saja dengan waktu yang sangat cepat.

Mereka-mereka yang secara fisik kurang sehat inilah yang harus kita lindungi. Oleh karenanya, kami semua gugus tugas, organisasi gugus tugas akan berusaha semaksimal mungkin mengingatkan masyarakat,” kata Doni Monardo yang juga Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Sabtu 21 Maret 2020, melalui online.

Pemerintah dalam hal ini, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), menurut Doni, juga telah memberikan instruksi kepada Kepala Gugus Tugas, tidak akan ada lockdown.

Sehingga jawaban saya ini mungkin bisa menjadi sebuah kepastian bagi seluruh komponen masyarakat, termasuk juga rekan-rekan sahabat dari berbagai negara yang sekarang berada di Indonesia khususnya di Jakarta,” tegasnya.

Imbauan tetap berada di rumah sangat penting dan Doni berharap seluruh pemuka-pemuka agama dan juga tokoh-tokoh masyarakat bisa menyampaikan pesan tersebut kepada seluruh warga negara dari berbagai latar belakang agama.

Kita juga harus berusaha membuat masyarakat yang sehat tetap sehat, yang sudah terlanjur sakit kita obati sampai sembuh, termasuk mereka yang mungkin kurang sehat tetap kita upayakan untuk dirawat sampai sembuh,” jelasnya.

Masing-masing, Doni menjelaskan, tidak tahu diantara yang ada apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

Kalau mereka yang sudah di rumah sakit dapat kita antisipasi, kita bisa menghindarinya, atau orang-orang yang sudah positif, diumumkan atau diberitahukan, kita bisa menghindarinya,” katanya.

Yang jadi persoalan, Doni mengatakan, adalah ketika ada orang yang belum diketahui tetapi yang bersangkutan ternyata sudah positif, sebagai pembawa virus, sebagai carrier. Ia menambahkan bahwa saat berada di tempat umum kalau di sekitarnya itu orang-orang yang sehat secara fisik, punya imunitas yang bagus, staminanya bagus, mungkin tidak terpapar. Tetapi kalau ada orang yang kesehatannya terganggu, seperti seperti diabetes, jantung, dan penyakit bawaan lainnya, termasuk juga orang yang relatif usianya sudah tua, sangat mungkin virus ini menular kepada orang-orang tersebut, setelah beberapa waktu mereka terjangkit.

Kondisi fisik tidak bagus bisa jadi sangat membahayakan bahkan bisa menimbulkan kematian,” ujarnya.

Kelompok Usia Muda Bisa Terkena dan Tanpa Gejala

Data yang dimiliki Indonesia dan global, kelompok muda memiliki daya tahan yang lebih baik dibanding dengan usia lebih lanjut, namun bukan berarti tidak dapat terkena, bisa dan memungkinkan tanpa gejala.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Penanganan Wabah Covid-19, Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Sabtu 21 Maret 2020.

Inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor cepatnya penyebaran, karena kita terkena tanpa gejala dan kemudian tidak melakukan isolasi diri. Problem inilah yang kemudian menjadi hal yang mendasar sehingga sebaran bisa menjadi semakin cepat,” ujar Yuri.

Apabila ini menular ke saudara-saudara yang usianya lebih tua dan rawan, Yuri mengatakan, akan menjadi permasalahan yang serius untuk keluarga. Meskipun masih merasa muda, masih merasa kuat.

Perhatikan betul bahwa masing-masing bisa menjadi salah satu sumber penyebaran di dalam keluarga,” pesannya.