Covid-19, Sulut Masih Terjadi Penambahan Kasus
Achmad Yurianto, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Covid-19, Sulut Masih Terjadi Penambahan Kasus

JAKARTA, publikreport.com – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan, hari ini, Sabtu 06 Juni 2020, jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) secara akumulasi menyentuh angka 993. Atas penambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 menjadi 30.514.

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaporkan kepada Gugus Tugas terjadi penambahan kasus sebanyak 79. Di atas Sulut, masing-masing Provinsi Jawa Timur (Jatim) dengan penambahan 286 kasus, kemudian DKI (Daerah Khusus Ibukota) Jakarta, 104 kasus dan Papua 87 kasus.

Penambahan kasus positif tersebut, menurut Achmad, sekaligus menjadi rekor paling tinggi yang terhitung sejak kasus pertama dilaporkan pada Senin 02 Maret 2020. Sebelumnya, angka peningkatan kasus positif yang cukup tinggi juga tercatat pada Kamis 21 Mei 2020 sebanyak 973 dan Sabtu 23 Mei 2020 sebanyak 949.

BACA JUGA: Covid-19 di Sulut, Gugus Tugas: Pola Deteksi Mulai Bergeser

BACA JUGA: Sulut Bakal Ketambahan Laboratorium PCR

Menurut data yang dihimpun oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah dengan penambahan kasus tertinggi, meski jumlah pasien sembuh juga dilaporkan meningkat secara signifikan.

“Kenaikan tertinggi pada hari ini kita dapatkan dari pemeriksaan di Jawa Timur sebanyak 286 kasus, meskipun pada hari yang sama Jawa Timur juga melaporkan kasus sembuh sebanyak 154 kasus,” jelas Yuri sapaan akrab Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covidi-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu 06 Juni 2020.

Penambahan di DKI Jakarta, Yuri mengatakan, angka tersebut berasal dari hasil tracing yang dilaksanakan secara agresif ditambah dengan kedatangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masuk melalui Bandara (Bandar Udara) Soekarno-Hatta.

Selain penambahan kasus positif Covid-19, Yuri juga mengumumkan adanya peningkatan pasien sembuh menjadi 9.907 setelah ada penambahan sebanyak 464 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal bertambah 31 orang sehingga totalnya menjadi 1.801.

BACA JUGA: Pandemi Covid-19 Disebut Memicu KDRT

Akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 394.068 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 103 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 67 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 192 lab. Secara keseluruhan, 264.740 orang telah diperiksa dan hasilnya 30.514 positif (kulumatif) dan 234.226 negatif (kumulatif).

Kemudian untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 46.571 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 13.347 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 421 kabupaten/kota di Tanah Air.

Tinggalkan Balasan