PUBLIKREPORT.com

Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pemerintah

Keterangan foto: Ilustrasi cuti bersama 2021.

INGIN BERITA DIBACAKAN: https://publikreport.com

JAKARTA, publikreport.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia, Muhadjir Effendy mengatakan, cuti bersama tahun 2021 dipangkas sebanyak 5 hari yakni 12 Maret: Cuti Bersama Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, 17, 18, 19 Mei: Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan 27 Desember: Cuti Bersama Hari Raya Natal 2021. Pemangkasan cuti bersama 2021 ini disepakati dan ditetapkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama (Menag), Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). SKB tersebut, yakni Nomor: 281 Tahun 2021, Nomor: 01 Tahun 2021 dan Nomor: 01 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB Nomor: 642 Tahun 2020, Nomor: 04 Tahun 2020 dan Nomor: 04 tahun 2020 Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021.

“Dalam SKB sebelumnya terdapat tujuh hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula tujuh hari menjadi hanya tinggal dua hari saja,” ungkap Menko Pemberdayaan Manusia, Muhadjir Effendy, Senin 22 Februari 2021.

Sementara cuti bersama yang tetap yakni pada 12 Mei: Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan 24 Desember: Raya Natal 2021. Pertimbangan mengapa masih diberikan satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri dan satu hari menjelang Natal, menurut Muhadjir, agar memudahkan Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) dalam mengelola pergerakan masyarakat.

“Jangan sampai terjadi penumpukan pada satu hari dan justru akan berbahaya,” jelasnya.

Beberapa alasan pengurangan libur, Muhadjir menjelaskan, yakni kurva peningkatan Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) belum melandai meski berbagai upaya sudah dilakukan. Sehabis libur panjang, ada kecenderungan kasus Covid-19 mengalami peningkatan. Mobilitas masyarakat cenderung naik. Sementara itu program vaksinasi sedang berjalan.

“Oleh karena itu, Pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat,” ujarnya.

“Sekali lagi ditegaskan bahwa Tahun 2021 Cuti Bersama dipotong lima hari dari tujuh hari yang ada,” tambah Muhadjir.

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Nilai Direct Call Ekspor Sulut ke Jepang Meningkat

Read Next

Barang Curian Hendak Dijual kepada Pemiliknya