You are currently viewing Data BPS, Pengangguran di Sulut Turun
Ilustrasi.

Data BPS, Pengangguran di Sulut Turun

MANADO, publikreport.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa 07 Mei 2019, merilis apabila angka pengangguran di Sulut turun. Berdasarkan data BPS, pada tahun 2015 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menyentuh angka 9,03 persen. Namun selang tiga tahun tiga bulan, angka pengangguran turun tajam di angka 5,37 persen pada Februari 2019.

“Tingkat Pengangguran Terbuka Februari 2019 sebesar 5,37 persen, turun 0,72 persen poin dibandingkan Februari 2018,” tulis BPS.

Tingkat Pengangguran Terbuka, menurut BPS, merupakan indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap oleh pasar kerja.

Adapun jumlah angkatan kerja di Sulut pada Februari 2019 tercatat sebanyak 1,19 juta orang dan yang bekerja ada 1,13 juta orang. Dari 1,13 juta orang yang bekerja, 7,85 persen di antaranya termasuk kategori setengah penganggur dan 19,91 persen termasuk kategori pekerja paruh waktu.

Sementara, jumlah penduduk Sulut yang bekerja pada setiap kategori lapangan pekerjaan menunjukkan kemampuan dalam penyerapan tenaga kerja. Struktur penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaan pada Februari 2019 masih didominasi pada tiga lapangan pekerjaan utama, yaitu pertanian sebesar 24,27 persen, perdagangan sebesar 17,83 persen dan industri pengolahan sebesar 11,19 persen.

Dilihat berdasarkan tren sektoral selama Februari 2018, lapangan pekerjaan di Sulut yang mengalami peningkatan persentase penduduk bekerja adalah industri pengolahan (3,85 persen poin), administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib (2,16 persen poin), jasa pendidikan (1,01 persen poin), transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi (0,60 persen poin), jasa kesehatan dan kegiatan sosial (0,52 persen poin), jasa keuangan asuransi (0,26 persen poin), dan real estate dan jasa perusahaan (0,16 persen poin).

BACA JUGA: Tingkat Pengangguran di Tomohon Tinggi

Leave a Reply