Tim SAR gabungan terus melakukan upaya evakuasi terhadap para penambang emas di Desa Bakan, Bolmong yang tertimbun longsor.
Tim SAR gabungan terus melakukan upaya evakuasi terhadap para penambang emas di Desa Bakan, Bolmong yang tertimbun longsor.

Data Sementara, 8 Orang Meninggal 19 Luka-luka

MANADO, publikreport.com – Data sementara korban longsor di pertambangan emas Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tercatat 8 orang meninggal dunia dan 19 orang luka-luka saat dievakuasi.

Hingga kini belum bisa dipastikan berapa banyak korban yang masih tertimbun longsor di dalam lubang tambang. Sulitnya proses evakuasi karena medan tambang emas curam. Dinding batu di terowongan tambang memiliki kemiringan 90 derajat.

Upaya pertolongan dan pencarian korban terus dilanjutkan dengan bantuan personel dan peralatan berat dari berbagai pihak agar semua korban yang masih terhimpit bebatuan dapat segera dievakuasi.

Diketahui, longsor di pertambangan emas illegal ini terjadi,  Selasa 26 Februari 2019, sekitar pukul 22.55 WITA. Salah seorang saksi mata menuturkan longsor disebabkan tiagn penyangga lubang terowongan patah.

BACA JUGA: Puluhan Penambang Emas Tertimbun Longsor

BACA JUGA: Puluhan Penambang Terjebak, Evakuasi Terus Dilakukan

Deputi Bidang Operasi Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas), Mayor Jenderal (Mayjen) Nugroho Budi yang memimpin proses evakuasi pada Kamis 28 Februari 2019 mengatakan, Tim SAR gabungan berjumlah 485 orang yang terdiri dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Palang Merah Indonesia (PMI), pihak perusahaan dan warga serta keluarga terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan evakuasi terhadap para korban.

Jumat 01 Maret 2019, siang, Kepala Basarnas, Marsekal Madya (Marsdya) Bagus Puruhito melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara (Sulut) guna meninjau pelaksanaan operasi SAR pascalongsornya tambang rakyat di Desa Bakan.

Kepala Basarnas akan mengadakan rapat bersama Tim SAR malam ini (Jumat 01 Maret 2019, red) di Bakan. Ini untuk lebih mengoptimalkan proses evakuasi korban. | VERONICA DSK

Leave a Reply