You are currently viewing Di Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Kutib Penyair Chairil Anwar
Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulut memperingati HUT Sulut ke-54, Senin, 24 September 2018.

Di Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Kutib Penyair Chairil Anwar

BACA JUGA: Sulut HUT ke-54, Gubernur: Terima Kasih Masyarakat

Pencapaian pembangunan ekonomi ini, Olly mengungkapkan, ikut dipacu sektor pariwisata yang merupakan prime mover pembangunan. Pesatnya pertumbuhan pariwisata Sulut tercatat resmi dalam data BPS (Badan Pusat Statistik).

Data BPS menyebutkan bahwa pada tahun 2015 Wisman (Wisatawan  Mancanegara) yang berkunjung ke Sulut hanya berjumlah 19.465 orang. Di tahun 2016 meningkat lebih dari 100%, atau mencapai 40.624 orang, dan tahun 2017 naik 200% menjadi 80 ribu orang. Hingga 24 September 2018 ini, jumlah Wisman telah menembus angka 206.264 Orang.

“Angka ini merupakan data BPS. Data yang resmi dan akurat. Pariwisata adalah penggerak ekonomi daerah,” katanya.

Menggeliatnya perekonomian Sulut, Olly  mengatakan, juga diwujudkan dengan gencarnya pembangunan sektor infrastruktur, seperti pembangunan jalan dan fasilitas perhubungan, serta energi.

Tak lupa, Olly mengapresiasi pemerintah pusat, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang sudah mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional, yang dibiayai lewat APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Secara bertahap, pembangunan-pembangunan ini telah menampakkan hasil menjanjikan.

Saat ini, pembangunan Bendungan Kuwil sebagai bendungan multy fungsi akan selesai tahun 2019, pembangunan Bendungan Lolak sebagai irigasi dan pengairan juga akan selesai tahun 2019.

Sementara itu, Jalan provinsi yang sudah dibangun mencapai 926 Km, pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung pada tahap awal akan berfungsi diakhir tahun 2018 dan pembangunan Jalan Outer Ring Road (JORR) III akan diselesaikan tahun 2019, ini melengkapi Ringroad I dan II.

Pembangunan jalan ini akan memudahkan mobilitas barang dan jasa di 15 kabupaten/kota se-Sulut, terutama di kawasan ekonomi tumbuh cepat.

“Kita ingin rakyat Sulawesi Utara dapat menikmati manfaat dari infrastruktur yang memadai, sehingga mereka dapat melaksanakan aktifitasnya dengan nyaman dan lancar. Baik mereka yang tinggal di daerah perkotaan, perdesaan sampai ke daerah perbatasan menikmati hak yang sama dalam hal infrastruktur, termasuk jaringan listrik, komunikasi, serta mobilitas barang maupun jasa,” bebernya. | VICTORIE WUWUNG

Leave a Reply