You are currently viewing Dibanding Makassar, Sulut Masih Tertinggal
Steven OE Kandouw, Wagub Provinsi Sulut.

Dibanding Makassar, Sulut Masih Tertinggal

Penyusunan rancangan awal RPJMN 2020-2024, Steven berharap dapat dipikirkan tentang kemajuan Sulut.

Hanya Sulawesi Selatan (Sulsel), yakni Makassar yang masuk 20 besar dalam berbagai bidang. Tetapi di luar itu seluruh Sulawesi ini, pendidikan masih jauh di bawah. Untuk itu menurut hemat kami perlu ada drive khusus dari pemerintah pusat dan Kementerian PPN bagaimana dapat meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia),” harapnya.

Sebelumnya, Steven memaparkan, agar pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulut dapat terintegrasi dengan daerah lainnya.

Ini yang menjadi mimpi kita pembangunan perhubungan yang terintegrasi dapat diwujudkan di Sulut,” ujarnya.

Pembangunan yang terintegrasi, Steven menyatakan, sangat penting. Bahkan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen melakukan pemerataan pembangunan.

Berdasarkan fakta yang ada, pembangunan di wilayah Sulawesi, lebih fokus di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Sestama Bappenas, Gellwynn Daniel Hamzah Jusuf mengatakan, pembahasan konsultasi regional memanfaatkan pendekatan tematik integratif.

RPJM daerah yang merupakan penjabaran dari visi misi dan program kepala daerah yang penyusunannya berpedoman kepada RPJP daerah perlu memperhatikan RPJM nasional yang kita susun ini,” katanya.

Diketahui, pembahasan konsultasi regional terbagi dalam tiga desk, yakni infrastruktur, SDM dan revolusi mental serta ekonomi dan lingkungan hidup serta polhuhankam (politik, hukum, pertahanan dan keamanan).

Hadir pada kegiatan ini, para wakil gubernur, bupati dan waliktoa serta Kepala Bappeda provinsi, kota, kabupaten, regional, juga perwakilan organisasi masyarakat sipil, rektor, pimpinan universitas perguruan tinggi, perwakilan Kadin dan Bank Indonesia (BI) Regional Sulawesi. | VERONICA DSK

Leave a Reply