You are currently viewing Dinas Pariwisata se-Sulut Diingatkan 3A
Atraksi anak-anak (siswa) SD Inpres Kumelembuai pada lomba tari katrili tingkat Kota Tomohon di Anugerah Hall, Kelurahan Paslaten 1, Kecamatan Tomohon Timur, Selasa 07 Mei 2019. (foto: donny/publikreport.com)

Dinas Pariwisata se-Sulut Diingatkan 3A

MANADO, publikreport.com – Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Daniel Mewengkang menegaskan, pengembangan potensi destinasi pariwisata harus memperhatikan 3A atau yang lebih dikenal Triple A, yakni Accessibility, Amenitas dan Attraction.

Accessibility yaitu akses masuk ke objek wisata agar cepat dan mudah, amenities yang berarti fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan domestik maupun mancanegara dan attraction yaitu daya tarik dari objek wisata yang dapat dijual dan dinikmati oleh wisatawan,” jelas Daniel dihadapan perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-Sulut pada sosialisasi pengembangan potensi destinasi wisata, Selasa 29 Oktober 2019.

Pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan Sulut, Daniel mengatakan, harus dijadikan sektor yang paling kecil menimbulkan kerusakan. Karena prinsip pembangunan pariwisata adalah sustainable atau berkelanjutan. Lingkungan yang terjaga merupakan aset bagi pariwisata untuk mendatangkan wisatawan.

Sustainable tourism development telah menjadi trend, yaitu pengembangan pariwisata dengan mempertimbangkan 3P atau planet/alam, people/masyarakat, dan prosperity/kesejahteraan. Aspek people itu kita harus perhatikan apa keinginan wisatawan, lalu planet adalah bagaimana kita merawat dan menjaga tempat-tempat wisata, dan terakhir prosperity kita wajib perhatikan nilai-nilai ekonomis dari sebuah tempat wisata,” paparnya.

BACA JUGA: Strategi 3A Pariwisata, Bagaimana?

Leave a Reply