Dinbudpar Siapkan Tempat Berjualan Kursi Bambu Batik Sangihe
Ilustrasi kursi bambu batik khas Sangihe.

Dinbudpar Siapkan Tempat Berjualan Kursi Bambu Batik Sangihe

TAHUNA, publikreport.com – Kompleks eks Pasar Ikan Tuna Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) direncanakan bakal dijadikan pusta penjualan kursi bambu batik Sangihe oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Kepulauan Sangihe. Saat ini dikompleks itu oleh instansi tersebut sedang dibangun dua gedung, yakni pusat informasi turis dan diving centre.

Kedua gedung itu, selain dapat dijadikan tempat pajangan kursi bambu batik, juga dapat dipajang produk khas daerah lainnya, seperti kuliner lokal sagu, singkong, ubi jalar, ikan bakar dan sayuran,” kata Kepala Dinbudpar Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jefry Tilaar, Selasa 22 Oktober 2019.

Kepada masyarakat, Jefry mempersilahkan, jika ada produk yang akan dipromosikan.

Sebelumnya untuk tempat berjualan kursi bambu batik Sangihe banyak disorot warga karena lokasinya hanya di emperan pertokoan kompleks Pelabuhan Tua Tahuna. Tak hanya itu, para penjual kursi bambu batik dan produk turunan lainnya, terpaksa harus menjajakan jualan mereka berkeliling kota Tahuna lantaran tak ada tempat berjualan yang memadai.

Selama ini kami hanya berjualan di emperan toko di sini. Tak jarang kami juga harus berkelilng kota Tahuna sambil memikul jualan agar cepat laku,” ungkap salah satu penjual kursi bambu batik khas Sangihe.  | VEBE