You are currently viewing Doger, Berandalan Pemasok Daging Anjing
Ilustrasi. Anjing yang hanya dibiarkan berkeliaran di jalan-jalan menjadi sasaran pencuri anjing alias doger. (Foto: Zonautara.com)

Doger, Berandalan Pemasok Daging Anjing

MANADO, publikreport.com – Pencuri anjing di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) lazim disebut doger. Entah bagaimana bentuk nomina dog dalam bahasa Inggris yang berarti ‘anjing’ itu berubah menjadi doger dalam bahasa Manado, yang pasti penggunaannya dalam tutur sehari-hari pasti merujuk ke makna ‘pencuri anjing’.

Belakangan, makna doger mulai meluas. Tak hanya yang mencuri anjing saja yang disebut doger. Tapi mereka yang mencuri sesuatu dari satu rumah mulai disebut doger. Doger baju, doger sepatu, doger sepeda, dan doger lainnya.

BACA JUGA: Anjing di Pasar Tomohon Dipasok Dari Makassar Dan Gorontalo

Aksi doger biasanya dilakukan orang secara berkomplotan dengan cara meracuni anjing menggunakan potassium sianida atau yang hanya disingkat potas.

Tak peduli sulitnya mendapatkan pasokan, doger senantiasa bertindak nekad ketika mencuri anjing milik orang lain. Tidak ada yang bisa membela kalau ada yang menuding para doger ini tak ubahnya sekelompok berandalan.

BACA JUGA: Pasar Tomohon Diklaim Bebas Anjing Potas

BACA JUGA: Daging Anjing di Pasar Bersehati Dikirim ke Kepulauan

Tak jarang ditemukan berbagai senjata tajam ketika mereka menjalankan aksinya. Berbagai peristiwa tindak kriminal pun senantiasa mewarnai berbagai pemberitaan media akibat perilaku berandalan para doger tersebut hingga mereka seringkali harus berhadapan dengan penegakan hukum dari aparat kepolisian.

Di Kota Manado malah, karena diduga sempat menyumbang pelaku doger, ada satu wilayah yang disebut Kampung Doger.

Doger ini senantiasa memasok daging anjing ke pasar. Tingginya kebutuhan daging anjing di masyarakat membuat para doger terdorong untuk terus menyediakan pasokan kepada pedagang.

BACA JUGA: Supermarket di Manado Tak Jual Daging Anjing

Leave a Reply