Dor! Buron Curanmor ‘Dilumpuhkan’ Polisi
Seorang lelaki berinisial SP alias Nanto alias Aba (37), pada Selasa 19 November 2019, siang ditangkap Tim Reskrim Polres Kotamobagu yang dipimpin Aiptu Alfrets Laheba, di rumahnya yang beralamat Kelurahan Poyowa Besar II, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dor! Buron Curanmor ‘Dilumpuhkan’ Polisi

KRIMINALITAS

KOTAMOBAGU, publikreport.com – Aksi kejar-kejaran terjadi antara polisi dan tersangka pelaku pencurian. Polisi kemudian mengeluarkan tembakan sebanyak tiga kali, namun sang tersangka tak mengindahkannya. Dirinya terus berlari…. Hingga akhirnya dor! Petugas ‘melumpuhkannya’ dengan ‘timah panas’ yang bersarang di kakinya.

Itulah sekelumit kisah penangkapan terhadap lelaki gemuk penuh tato berinisial SP alias Nanto alias Aba (37), pada Selasa 19 November 2019, siang di rumahnya yang beralamat Kelurahan Poyowa Besar II, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Tersangka sempat buron selama sebelas bulan. Tersangka ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor: LP/26/I/2019/Sulut/Res Ktg,” jelas Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Kotamobagu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Fadli, Rabu 20 November 2019.

Penangkapan ini, menurut Fadli, tak lepas dari pengembangan kasus pencurian handphone (Hp) yang juga dilaporkan diduga dilakukan tersangka.

Siang itu, tim dipimpin Aiptu (Ajun Inspektur Satu) Alfrets Laheba yang mendapat informasi bahwa tersangka berada di rumahnya, bergegas melakukan pengejaran. Namun begitu tahu petugas datang, tersangka langsung melarikan diri, dan aksi kejar-kejaran pun terjadi. Petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, tetapi tak diindahkan oleh tersangka. Petugas lalu melumpuhkan tersangka dengan menyarangkan timah panas di kakinya. Dalam penangkapan siang itu, petugas juga mengamankan barang bukti hand phone merek Vivo Y81 lengkap dengan kardusnya, serta kunci kontak sepeda motor,” bebernya.

Tersangka, Fadli menambahkan, merupakan residivis kasus pencurian sapi yang baru saja menjalani hukuman 1,5 tahun penjara. Tersangka kini telah diamankan di Mapolres.

Kasus ini masih dikembangkan untuk mengungkap keberadaan barang bukti sepeda motor Yamaha Mio DB 2418 KS yang dilaporakan dicuri tersangka,” tambahnya. | RIO YANTO