Tim Khusus (Timsus) Tarsius Kepolisian Resort (Polres) Bitung, bersama dua tersangka pelaku pencurian dan barang bukti yang diamankan, Selasa 02 Juli 2019.
Tim Khusus (Timsus) Tarsius Kepolisian Resort (Polres) Bitung, bersama dua tersangka pelaku pencurian dan barang bukti yang diamankan, Selasa 02 Juli 2019.

Dua Pencuri Spesialis Rumah Kosong Diringkus

KRIMINALITAS

BITUNG, publikreport.com – Dua tersangka spesialis pencurian rumah kosong, Selasa 02 Juli 2019, berhasil ditangkap Tim Khusus (Timsus) Tarsius Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Bitung. Kedua tersangka yang ditangkap, yakni GM alias mata tiga alias Gustin, (42), warga Kompleks Kawa Duri, Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir, Kota Bitung dan IM alias Cili, (37), warga Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dari kedua tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu unit mesin las, dua unit speaker, satu unit mesin dup air, satu unit mesin gurinda, satu unit amplifire, satu unit mesin bor dan dua buah tabung gas LPG 12 kilogram (kg).

Kedua tersangka diburu dan ditangkap setelah Polres Bitung menerima laporan dari warga pada Sabtu 15 Juni 2019, adanya pencurian barang elektronik di Kelurahan Girian Indah.

Saat ini kedua tersangka bersama barang bukti telah kami amankan untuk diproses lebih lanjut. Kasus ini masih akan dikembangkan karena tidak menutup kemungkinan ada Tempat Kejadian Perkara (TKP) lain, ataupun tersangka baru yang ada kaitannya dengan kasus ini. Kedua tersangka ini dikenakan Pasal 363 KUHP jo Pasal 55 KUHP,” jelas Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Bitung, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Edy Kusniadi.

Saat diinterogasi, GM alias Gustin mengaku telah melakukan pencurian dengan modus masuk rumah yang dalam keadaan kosong atau ditinggal sementara oleh pemilik. Cara masuk dengan membobol, mendobrak pintu belakang rumah. Setelah rusak, tersangka masuk dan mengambil barang-barang yang ada didalam rumah. Kemudian oleh pelaku, barang barang tersebut sebagian dijual yakni mesin las strom dengan harga Rp500 ribu, satu unit tabung gas LPG dengan harga Rp200 ribu. Sebagian lagi dititip sementara. Ada yang dititip di rumah temannya, ada juga dititip di rumah keluarganya.

Tersangka Gustin ini ternyata pernah terlibat perkara tindak pidana penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) pada tahun 1999. Tersangka juga dikenal sangat meresahkan warga Kelurahan Girian Indah karena sering melakukan pengancaman juga terkait pencurian hewan ternak, seperti ayam, bebek, babi, ubi dan kelapa. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply