EBT Jadi Tulang Punggung Energi Nasional
Ilustrasi.

EBT Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

JAKARTA, publikreport.com – Setiap tahun bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) meningkat rata-rata 0,54%. Tahun 2016 capaian bauran EBT sebesar 7,7%. Angka ini lebih besar dari tahun 2015 (6,7%), 2014 (6,4%) dan 2013 (5,3%). Sementara, untuk triwulan II tahun 2017 melebihi target, di mana energi panas bumi dan EBT lainnya mencapai 5,23% (target 4,96%) dan bauran energi dari air mencapai 8,07% (target 6,16%).

Hal ini dikemukakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (MenESDM), Ignatius Jonan sebagaimana dikutib dari laman ebtke.esdm.go.id.

“Pemerintah terus menggenjot pemanfaatan EBT sebagai tulang punggung energi nasional,” ujarnya.

Untuk memenuhi bauran energy EBT sebesar 25 persen pada 2025, Ignatius menyatakan, terus mendorong EBT di Indonesia. Sebagai contoh, potensi EBT di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Provinsi yang dikenal memiliki sungai-sungai besar tersebut memiliki potensi listrik dari tenaga air mencapai 9.000 megawatt (MW).

Faktor lain yang harus diperhatikan, Ignatius melanjutkan, adalah keterjangkauan harga oleh masyarakat untuk mewujudkan keadilan.

“Faktor ini jauh lebih penting,” tegasnya.

EBT Melimpah

Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru Terbarukan dan Konsevasi Energi (EBTKE) KemenESDM, Wawan Supriatna mengatakan potensi EBT yang melimpah di Indonesia akan terus dimaksimalkan.

“Potensi EBT di Indonesia mencapai lebih dari 441 gigawatt (GW). Ooleh karena itu penting untuk wujudkan ketahanan energi di masa depan,” ujarnya. | DORANG