You are currently viewing Empat ABK KM Barcelona Reaktif
KM Barcelona saat berlabuh di dermaga Pelabuhan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe beberapa waktu lalu.

Empat ABK KM Barcelona Reaktif

SANGIHE, publikreport.com – Empat orang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Barcelona terdeteksi reaktif, berdasarkan hasil rapid test. Padahal kapal penumpang tersebut baru tiba di Sangihe, Selasa 26 Mei 2020, pagi, namun oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, diminta segera meninggalkan dermaga Pelabuhan Tahuna. Sehingga malam harinya, kapal itu diberangkatkan dalam keadaan kosong.

Kapal penumpang yang rutin melayani rute Manado-Tahuna PP (pulang pergi) tiga kali seminggu, sebelumnya dijadualkan akan berangkat ke Manado pada Rabu 27 Mei 2020.

“Kapal dan ABK lainnya, malam ini diberangkatkan ke Manado dengan tidak memuat penumpang,” jelas Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Joppy Thungari.

BACA JUGA: Tiga Orang ABK Positif Covid-19

Sepuluh hari dari sekarang, Joppy mengatakan, akan dilakukan rapid tes lanjutan terhadap 4 ABK. Keempat ABK tersebut saat ini sedang diisolasi dan akan dilakukan pengambilan swab test untuk pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) di Manado.

Terpisah, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna, Mocodompis Muhaling membenarkan apabila KM Barcelona akan diberangkatkan kembali ke Manado, tanpa penumpang.

“Diberangkatkannya KM Barcelona tidak sesuai jadual,” katanya.

Kendati demikian, Mocodompis memastikan, rute pelayaran kapal penumpang Manado-Tahuna tetap berjalan seperti biasanya meski ada ABK yang terdeteksi reaktif berdasarkan hasil rapid test.

“Rute pelayaran kapal tetap normal,” tambahnya. VEBE

Catatan Redaksi: Berita ini telah dikoreksi. Awalnya tertulis positif Covid-19, ternyata reaktif berdasarkan hasil rapid test. Demikian koreksi dan mohon maaf kepada para pihak terkait dan pembaca media online publikreport.com. Terima kasih

Leave a Reply