You are currently viewing Balitbangtan BPTP Gorontalo Kunjungi Opal Balitbangtan BPTP Sulut
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Gorontalo, Awaludin Hipi bersama tim didampingi Kepala Balitbangtan BPTP Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Yusuf MP saat berbicang, berdiskusi sambil melihat pemberdayaan kolam ikan dan tanaman sumber vitamin bagi keluarga di halaman Kantor Balitbangtan BPTP Sulut yang ada di Kalasey, Manado.

Balitbangtan BPTP Gorontalo Kunjungi Opal Balitbangtan BPTP Sulut

MANADO, publikreport.com – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Balai Penerapan Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Gorontalo, Kamis 25 Juli 2019, berkunjung ke Balitbangtang BPTP Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kunjungan ini untuk mempelajari Obor Pangan Lestari (Opal) yang telah dilaunching dan diterapkan Balitbangtan BPTP Sulut.

Apa yang sudah dimulai oleh Balitbangtan BPTP Sulut, kita kolaborasikan. Untuk itu kami hadir dengan tim, dan akan berdiskusi dan tukar pengalaman sambil melihat-lihat implementasi Opal yang ada di pekarangan Kantor Balitbangtan BPTP Sulut,” kata Kepala Balitbangtan BPTP Provinsi Gorontalo, Awaludin Hipi.

Perbincangan di dalam ruangan kemudian dilanjutkan di luar ruangan sambil melihat dan berdiskusi di halaman kantor dan laboratorium diseminasi Balitbangtan BPTP Sulut.

Kami sepakat untuk ada kunjung balas. Nanti akan diatur kemudian,” kata Awaludin dan Kepala Balitbangtan BPTP Sulut, Yusuf MP senada.

Mampirnya Tim Balitbangtan BPTP Provinsi Gorontalo di Balitbangtan BPTP Provinsi Sulut, Awaluddin dengan nada bercanda mengatakan, kebetulan ada kegiatan di Manado.

Hukumnya kami wajib mampir pada ‘kakak tertua’ kami di Manado,” ujarnya, seraya menambahkan, silaturahmi ini sebagai sama-sama penderas inovasi teknologi hasil-hasil Balitbangtan Kementerian Pertanian (Kementan).

Kepala Balitbangtan BPTP Provinsi Sulut, Yusuf MP mengaku sangat mengapresiasi inisiasi dari Balitbangtan BPTP Provinsi Gorontalo. Sebagai sesama penderas inovasi teknologi yang melakukan pelayanan di Sulawesi, sama-sama memantapkan langkah mengawal dan menderaskan teknologi pendukung Opal untuk berkontribusi pada ketahanan pangan masyarakat.

BACA JUGA: Mujair dan Lele Ditebar

Globalisasi sudah melanda dunia. Hanya dengan tarian jari saja, kita dapat berkomunikasi. Namun komunikasi itu relatif absrak, karena kita tidak langsung bertemu. Kita hanya saling sapa di dunia maya saja. Dan sebagai saudara, sangat penting tatap muka aktual untuk menyemangati kinerja layanan kita. Kita bisa saling jabat kasih satu dengan lainnya, dan saling diskusi riil untuk memajukan pertanian Indonesia,” ucapnya.

Terkait program pengembangan Opal yang menjadi entri point silaturahmi, Yusuf mengatakan, barangkali telah menjadi harapan bersama, namun baru dilakukan. Sebagai institusi Kementan di daerah, ke depan mari bersama-sama membangunnya.

Balitbangtan BPTP Sulut baru memulai (soft opening) untuk program Opal ini. Mari kita bangun sama-sama ke depan,” ajaknya.

Opal, Yusuf melanjutkan, merupakan bagian dari program penguatan Taman Agro Inovasi Mart (Tagrimart), yang diimplementasikan dengan melibatkan kelompok-kelompok pengkaji (Kelji) dan teknisi Litkayasa BPTP Sulut, sambil menerapkan desain penelitian dan pengkajian (Litkaji) oleh peneliti dan penyuluh.

Kreasi masing-masing Kelji sesuai kepakaran dalam menata kelola lahan pekarangan dengan keragaman tanaman sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Semuanya akan kita nilai pada kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dengan penilai eksternal. Paling penting kreasi Litkaji ini, keberhasilannya akan dihilirderaskan oleh penyuluh dalam bentuk media informasi ke pelaku utama di daerah,” paparnya.

Leave a Reply