Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey memberikan penyampaikan dan penjelasan terkait Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020 di depan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Selasa 15 Juni 2021.
Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey memberikan penyampaikan dan penjelasan terkait Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020 di depan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Selasa 15 Juni 2021.

Gubernur: Jujur, APBD TA 2020 Belum Mampu Mengakomodir Seluruh Aspirasi Masyarakat Sulut

POLITIK & PEMERINTAHAN

MANADO, PUBLIKREPORTcom – Dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2020, menurut Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), 2020 dapat dikatakan tahun yang cukup berat karena banyak dinamika. Salah satunya refocusing APBD untuk penanganan pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

“Puji Tuhan, pada 03 Mei 2021, BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI (Republik Indonesia) memberikan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) terhadap LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) TA 2020 Provinsi Sulut. Semua ini tak lepas dari kerja sama kita semua,” ucap Olly Dondokambey saat menyampaikan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020 pada Rapat Paripuna DPRD Provinsi Sulut, Selasa 15 Juni 2021.

Dalam APBD TA 2020, Olly mengatakan, total realisasi pendapatan sebesar Rp3.690.999.213.207 atau 96,20 persen dari target yang ditetapkan Rp3.834.072.066.454. Juga dirinya menjelaskan, tentang realisasi penerimaan pajak, dana perimbangan dan realisasi lain-lain.

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut telah melaksanakan APBD TA 2020 dalam landasan tertib administrasi dan disiplin anggaran dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas atas pelaksanaan anggaran dengan pengawasan dan pemeriksaan oleh pengawas,” katanya.

Secara jujur, Olly mengungkapkan, pelaksanaan APBD TA 2020 belum mampu mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat Sulut karena diperhadapkan kondisi keterbatasan anggaran. Dirinya berharap pertumbuhan ekonomi Sulut dapat segera kembali pulih seperti semula.

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiscus Silangen, fraksi-fraksi yang ada memberikan pemandangan umum. Hadir pada rapat paripurna tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw dan para pejabat Pemerintah Provinsi Sulut. | VERONICA DSK

Leave a Reply