HR Nekad Gantung Diri
Paramedis dari Puskesmas Manganitu melakukan identifikasi jenazah lelaki berinisial HR (55), warga Kelurahan Apengsembeka, Kecamatan Tahuna yang ditemukan tak bernyawa di Kampung Taloarane, Kecamatan Manganitu, Selasa 12 Mei 2020. Personil dari Polsek Manganitu juga telah melakukan olah TKP.

HR Nekad Gantung Diri

SANGIHE, publikreport.com – Warga Kampung Taloarane, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa 12 Mei 2020, gempar dengan penemuan mayat, seorang lelaki berinisial HR (55), warga Kelurahan Apengsembeka, Kecamatan Tahuna, yang sejak Sabtu 09 Mei 2020, menetap di Kampung Taloarane.

HR ditemukan tergeletak di belakang dapur rumah, tepatnya disamping kuburan keluarga. Korban diduga jatuh dan meninggal dunia saat dirinya berupaya melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri dengan seutas tali. Sebab, saat ditemukan pada leher korban masih terlilit tali berukuran panjang 1,5 meter.

Peristiwa ini, menurut Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Manganitu, Ajun Inspektur Dua (Aipda) Hence Kaware, diketahui pertama kali oleh saksi lelaki RR alias Ito (49). Saat itu, sekitar jam 12.00 WITA, Ito hendak ke rumah orang tuanya di Lindongan 2, Desa Taloarane. Tiba di rumah yang sudah tak ditinggali, saksi menemukan mayat di belakang dapur, tergeletak disamping kuburan keluarga. Saksi mengindentifikasi, ternyata itu adalah saudara sepupunya, RH.

“Saksi kemudian memanggil kakaknya GR (50) dan selanjutnya mengabarkan hal tersebut ke aparat kampung,” jelas Hence.

Dipimpin Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Manganitu, Inspektur Satu (Iptu) Jouber Johanis, sejumlah anggota bersama paramedis dr (dokter) Felicia Pangemanan dari Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Manganitu, Camat Manganitu dan pemerintah kampung serta keluarga langsung bergegas ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tinggalkan Balasan