Hak yang Tidak Didapatkan oleh Narapidana Seumur Hidup
Ilustrasi.

Hak yang Tidak Didapatkan oleh Narapidana Seumur Hidup

Bagaimana pola pembinaan narapidana seumur hidup di Lembaga Pemasyarakatan, karena jangka waktu pemidanaan seumur hidup tidak dapat ditentukan, apakah ada perbedaan pembinaan dengan narapidana pemidanaan waktu tertentu atau disamakan?

Jawaban:

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Intisari:

Pada dasarnya, setiap narapidana yang dibina dalam Lapas memiliki sejumlah hak yang sama. Akan tetapi, ada pengaturan khusus soal hak dan pembinaan bagi narapidana seumur hidup yang membedakannya dengan narapidana lainnya, antara lain yakni tidak diberikan hak cuti mengunjungi keluarga dan tidak diberikan proses pembinaan asimilasi.

Penjelasan selengkapnya silakan simak ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Narapidana adalah terpidana yang menjalani pidana hilang kemerdekaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebagaimana yang disebut dalam Pasal 1 angka 7 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (“UU Pemasyarakatan”). Sedangkan pengertian terpidana itu sendiri adalah seseorang yang dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Pasal 1 angka 6 UU Pemasyarakatan).

Dari pengertian di atas, narapidana seumur hidup merupakan terpidana yang menjalani pidana hilang kemerdekaan yang dibina di Lapas dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, yakni penjara selama ia masih hidup hingga meninggal dunia. Penjelasan lebih lanjut mengenai penjara seumur hidup dapat Anda simak dalam artikel Pengertian Pidana Kurungan, Pidana Penjara, dan Pidana Seumur Hidup.

Pada dasarnya, setiap narapidana memiliki hak-hak yang sama selama menjalani masa pidananya di Lapas, termasuk narapidana seumur hidup. Sebagaimana yang pernah dijelaskan dalama artikel Ini Hak Tahanan dan Narapidana yang Tak Boleh Ditelantarkan, hak-hak narapidana yang telah diatur dalam Pasal 14 ayat (1) UU Pemasyarakatan adalah:

melakukan ibadah sesuai dengan agama atau kepercayaannya;

Tinggalkan Balasan