You are currently viewing Hak yang Tidak Didapatkan oleh Narapidana Seumur Hidup
Ilustrasi.

Hak yang Tidak Didapatkan oleh Narapidana Seumur Hidup

mendapat perawatan, baik perawatan rohani maupun jasmani;

mendapatkan pendidikan dan pengajaran;

mendapatkan pelayanan kesehatan dan makanan yang layak;

menyampaikan keluhan;

mendapatkan bahan bacaan dan mengikuti siaran media massa lainnya yang tidak dilarang;

mendapatkan upah atau premi atas pekerjaan yang dilakukan;

menerima kunjungan keluarga, penasihat hukum, atau orang tertentu lainnya;

mendapatkan pengurangan masa pidana (remisi);

mendapatkan kesempatan berasimilasi termasuk cuti mengunjungi keluarga;

mendapatkan pembebasan bersyarat;

mendapatkan cuti menjelang bebas; dan

mendapatkan hak-hak lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun aturan lebih khusus mengenai hak-hak narapidana itu adalah Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan (“PP 32/1999”) sebagaimana yang telah diubah oleh Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2006 (“PP 28/2006”), dan diubah kedua kalinya oleh Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 (“PP 99/2012”).

Karena statusnya sebagai narapidana, maka berdasarkan Pasal 1 angka 5 UU Pemasyarakatan, narapidana seumur hidup juga termasuk warga binaan pemasyarakatan. Selanjutnya kami akan fokus pada bentuk pembinaan yang diberikan oleh Lapas kepada warga binaannya, yakni diatur dalam UU Pemasyarakatan.

Leave a Reply