Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Hujan Meteor Terhalang, Venus dan Mars Terlihat Saat Gerhana

Fenomena gerhana bulan total terlama yang menghiasi langit Indonesia pada Sabtu, 28 Juli 2018, dini hari. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memperkirakan fenomena alam unik ini diiringi dengan Planet Mars yang bisa dilihat oleh mata telanjang dan kemunculan hujan meteor.

Kendati demikian tidak ada hujan meteor yang terlihat saat acara nobar gerhana bulan total di Pusat Peraga Iptek Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Jakarta.

Direktur PP Iptek Syachrial Annas mengatakan sesungguhnya ada hujan meteor, namun itu tidak terlihat karena terhalang sinar bulan.

“Sebenarnya ada hujan meteor. Tapi arah hujan meteor itu lagi dari arah bulan. Dan bulan ini lagi terang malam ini. Jadi tidak terlalu kelihatan,” kata Syachrial di Gedung PP Iptek, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu, 28 Juli 2018.

Kendati demikian, masyarakat Indonesia tidak perlu kecewa. Pasalnya Planet Mars bisa terlihat oleh mata telanjang.

Tak hanya itu masyarakat Indonesia juga diberi bonus Planet Venus yang juga bisa diamati dengan mata telanjang.

“Tadi Venus sama Mars kelihatan dengan mata telanjang. Masih nampak dari jam 19.00 WIB sampai 21.00 WIB. Tidak perlu pakai teleskop,” ujar Syachrial.

Syachrial mengatakan PP Iptek mengadakan nonton bareng dan peneropongan bersama gerhana bulan total untuk meningkatkan edukasi pada masyarakat khususnya kepada pelajar terkait ilmu astronomi.

Leave a Reply