Ilustrasi.
Ilustrasi.

Hujan Terus Mengguyur Warga Kuatir

MANADO, publikreport.com – Hujan yang terus mengguyur Kota Manado dan sekitarnya, membuat sejumlah warga di Kota Manado, ibukota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mulai was-was. Mereka kuatir bencana banjir dan tanah longsor terjadi lagi.

Air di tempat kami mulai naik,” kata Juli, warga Paal 2, Manado.

Kekuatiran yang sama juga diungkapkan, Christian, warga Tuminting. “Duh, semoga jo hujan cepat berhenti. Karna dengar-dengar air di pos pemantauan DAS (Daerah Aliran Sungai) Tondano sudah melampaui level waspada,” ungkapnya.

Sementara, Ari, warga Kleak berharap kepada Pemerintah Kota Manado supaya dapat mengkampanyekan kembali budaya hidup sehat dengan membersihkan sungai maupun saluran-saluran air yang ada di lingkungan masing-masing. Alasannya, kebanyakan sungai sudah mengecil dan penuh sampah. Demikian halnya saluran-saluran air yang telah tersumbat dengan sampah.

BACA JUGA: Banjir Manado 3 Orang Meninggal Dunia
LIHAT: Tempat Ini Masih Jadi Tempat Sampah

BACA JUGA: Cuaca Ekstrim Warga Diimbau Waspada

Giat kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar harus digalakkan kembali. Jangan setiap hujan mengguyur dengan intensitas sedang dan tinggi di Kota Manado dan sekitarnya, kemudian warga kuatir. Pemerintah harus berupaya mencegah terjadinya bencana, seperti banjir dan tanah longsor,” ujarnya.

BACA JUGA: Papakelan Banjir
BACA JUGA: Maraknya Pariwisata di Sulut, Bagaimana Menjaga Lingkungan?

Warga juga, Ari berharap, supaya tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga fasilitas, seperti tempat sampah yang sudah ada. “Setiap pribadi harus disiplin dengan diri masing-masing, dengan demikian tentunya bencana banjir akan dapat dihindari,” jelasnya. | CHRISTIAN G

Leave a Reply