Ilustrasi.
Ilustrasi.

Hukumnya Jika Penonton Menggunakan Flare dalam Pertandingan Sepak Bola

Apakah penggunaan flare (suar) dalam pertandingan sepak bola dibolehkan? Kalau tidak dibolehkan, atas dasar hukum apa?

Jawaban:

Intisari:

Penggunaan flare (suar/nyala api) dalam pertandingan atau kompetisi sepak bola resmi di Indonesia tidak diperbolehkan atau dilarang berdasarkan Pasal 52 huruf c butir i FIFA Stadium Safety and Security Regulations dan Pasal 70 ayat (1) Kode Disiplin PSSI 2018. Terhadap pelanggaran hal ini, dapat dikenakan sanksi berupa denda kepada klub tuan rumah atau badan yang menunjuk atau mengawasi panitia pelaksana pertandingan tertentu, klub tamu, ataupun kedua klub tersebut.

Berapa besaran dendanya?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Flare atau yang dalam bahasa Indonesia berarti suar, jika dilihat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (“KBBI”) memiliki arti:

nyala api (suluh, pelita) untuk tanda (isyarat).

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kita perlu ketahui tentang induk organisasi cabang olahraga sepak bola di Indonesia selaku penyelenggara atau pengawas dari pertandingan atau kompetisi sepak bola yang bersangkutan.

PSSI sebagai Induk Organisasi Sepak Bola dan Anggota FIFA

Berdasarkan Pasal 1 angka 25 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (“UU SKN”), induk organisasi cabang olahraga adalah organisasi olahraga yang membina, mengembangkan, dan mengoordinasikan satu cabang/jenis olahraga atau gabungan organisasi cabang olahraga dari satu jenis olahraga yang merupakan anggota federasi cabang olahraga internasional yang bersangkutan.

Leave a Reply