Ibadah Paskah di salah jemaat yang ada di Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi UTara (Sulut) yang dipandu khadim dengan pengeras suara dari rumah gereja dan disiarkan langsung TV kabel.
Ibadah Paskah di salah jemaat yang ada di Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi UTara (Sulut) yang dipandu khadim dengan pengeras suara dari rumah gereja dan disiarkan langsung TV kabel.

Ibadah Paskah di Tengah Pandemi Covid-19

RELIGI

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Umat Kristen, Minggu-Senin 12-13 April 2020, melaksanakan ibadah Paskah di rumah masing-masing. Prosesi ibadah dipandu khadim melalui pengeras suara dari gedung gereja, siaran langsung melalui internet atau disiarkan langsung lewat jaringan TV kabel.

“Ratusan bahkan ribuan tahun gedung-gedung gereja diseluruh dunia dipenuhi oleh jemaat yang mengikuti ibadah Jumat Agung atau Paskah. Tapi bukan tanpa rancangan Tuhan, kalau saat ini kita harus beribadah di rumah karena adanya pandemi Covid-19,” kata Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Pniel Kayawu, Pdt (Pendeta) Cecilia Juliana Roring MTh (Master Theologia).

Tiga Versi Perayaan Paskah GMIST Maranatha Tahuna

Kisah penyaliban Tuhan Yesus Kristus, Cecilia menyatakan, merupakan pengakuan Iman nyata yang sementara terjadi di tengah umat Kristen yang saat ini tengah berjuang melawan amukan Virus Corona.

“Ada pengakuan saat ini, bahwa hanya Tuhan yang bisa menolong kita dari ancaman Covid-19. Dengan ini juga, bersama keluarga kita bersatu menguatkan persahabatan di rumah yang selama ini tidak terjadi lagi,” pesan Cecilia yang mengupas pembacaan dari Kitab Matius 27:45-56.

Umat Kristen Diimbau Rayakan Paskah di Rumah

Di tempat lain, Pendeta Meity Ratar STh (Sarjana Theologia) dari GPdI (Gereja Pantekosta di Indonesia) Hosana, Wilayah Tombariri mengatakan, perayaan Paskah kali ini justru memiliki keistimewaan dibanding ibadah Paskah sebelumnya.

“Di sejarah hidup ke-Kristen-an baru kali ini kita di rumahkan dalam ibadah jemaat. Memang dalam hal ini kita patuh pada pemerintah. Tapi kita tidak takut pada Virus Corona, karena kita beriman pada Tuhan. Kematian saja bisa dikalahkan oleh Yesus Kristus, apalagi Covid-19 yang kecil itu,” tegasnya.

Uskup Agung Kupang, Mgr Turang Doakan Khusus Korban Covid-19

Leave a Reply