Seorang pemilih pemula di TPS 5 Kelurahan Paslaten mencelupkan jariny ake tinta saat mengikuti simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu serentak 2019, bertempat di Anugrah Hall (aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Kelurahan Paslaten 1, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). (foto: tommywahani/publikreport.com)
Seorang pemilih pemula di TPS 5 Kelurahan Paslaten mencelupkan jariny ake tinta saat mengikuti simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu serentak 2019, bertempat di Anugrah Hall (aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Kelurahan Paslaten 1, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). (foto: tommywahani/publikreport.com)

Ikut Simulasi di TPS, Pemilih Dapat Uang

POLITIK

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon, Sabtu 24 Maret 2019, menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi, kota, kabupaten. Bertempat di Anugrah Hall (aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan), Kelurahan Paslaten 1, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Menariknya, pemilih yang terdaftar di TPS 5 Kelurahan Paslaten 1 ini yang mengikuti simulasi oleh KPU Kota Tomohon diberikan uang sebesar Rp50 ribu. Sejumlah pemilih yang mengikuti simulasi mengaku senang.

“Uang jalan dan pengganti waktu kami saja. Kan seharusnya kami mencari nafkah juga untuk keluarga,” kata salah satu pemilih yang mengikuti simulasi.

Ketua KPU Kota Tomohon, Haryanto ‘Arie’ Lasut mengatakan simulasi digelar untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang tahapan dan prosedur pemungutan dan penghitungan suara agar pada Pemilu serentak, Rabu 17 April 2019, tidak terjadi kesalahan-kesalahan atau kesalahan dapat diminimalkan.

Mengenai uang yang diberikan, Arie menjelaskan, itu sebagai pengganti uang transport. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply