Salah satu jenis burung hantu yang dibawa pemiliknya saat acara hari bebas kendaraan di Surabaya. (Foto: Petrus Riski/Mongabay Indonesia)
Salah satu jenis burung hantu yang dibawa pemiliknya saat acara hari bebas kendaraan di Surabaya. (Foto: Petrus Riski/Mongabay Indonesia)

Ini 10 Fakta Menarik tentang Burung Hantu

Burung Hantu menjadi salah satu satwa yang populer sejak lama. Satwa ini seringkali dikaitkan dengan berbagai mitos dan dunia magis, termasuk yang dipopulerkan oleh film box office Harry potter, sebagai makhluk pengantar surat di dunia para penyihir. Di Inggris, memang burung hantu adalah satwa yang kemunculannya kerap kali dianggap membawa keberuntungan.

Tetapi berbeda di beberapa tempat di Indonesia, adayang berpendapat bahwa kemunculan burung hantu erat kaitannya dengan kematian atau kemalangan. Mendengar namanya saja sudah bisa dirasakan aura berbeda.

Berikut ini adalah beberapa fakta menarik burung yang makin langka ini.

  1. Burung ini bisa berenang

Fotografer Steve Spitzer berhasil mengambil video di Pantai Loyola Park, Chicago, Amerika, saat burung hantu tanduk besar yang berenang di seberang danau. Burung ini menghindar dari serangan dua elang pemangsa dengan masuk ke dalam air.

  1. Tak semua burung hantu aktif di malam hari

Burung hantu terkenal dengan gaya hidup nokturnal (aktif di malam hari), tetapi ternyata ada yang tidak.

Beberapa burung hantu ada yang berperilaku diurnal, artinya mereka berburu di siang hari, seperti burung hantu abu-abu besar (Strix nebulosa), burung hantu elang utara (Surnia ulula) dan burung hantu kerdil utara (Glaucidium gnoma).

Mungkin burung hantu jenis itu merupakan pemburu siang hari karena mangsa pilihannya, seperti burung penyanyi atau mamalia kecil yang juga berperilaku diurnal. Selain itu, burung hantu adalah kerabat dekat dengan elang, yang merupakan burung diurnal.

  1. Leher yang luar biasa

Burung hantu memiliki 14 bagian vertebra leher, 2x lipat lebih banyak dari milik manusia. Anatomi unik ini membantu burung hantu memutar kepala mereka hingga 270 derajat.

Burung hantu bisa melakukan hal itu karena tulang belakang mereka memiliki lubang yang berukuran sekitar 10 kali ukuran pembuluh darah pembawa hewan. Dengan begitu, banyak ruang gerak, arteri dapat dengan mudah melewati lubang vertebra saat burung hantu itu menoleh.

Leave a Reply