You are currently viewing Ini Akibatnya Jika Anda Malas Olahraga
Ilustrasi.

Ini Akibatnya Jika Anda Malas Olahraga

Apakah Anda tipe orang yang merasa malas untuk berolahraga? Sebelum terlambat, hentikan kebiasaan malas tersebut, dan mulailah bergerak! Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine, seberapa sehat tubuh Anda saat berusia 20-an, sangat memengaruhi kesehatan Anda di masa depan.

BACA JUGA: Olahraga Lari Tak Boleh Sembarangan, Intip 7 Jurus Kuncinya

Cara paling tepat untuk menguji tingkat kesehatan tubuh adalah dengan menggunakan treadmill. Dalam uji treadmill, setiap dua menit, kecepatan dan sudut kemiringan dari treadmill bertambah. Dengan kondisi kesehatan orang kebanyakan di usia 20-an, beberapa menit pertama biasanya terasa mudah. Namun dengan bertambahnya kecepatan maupun sudut kemiringan treadmill, tak lama kemudian banyak peserta mulai sulit bernapas, dan ingin berhenti. Jarang ada yang berhasil bertahan hingga lebih dari 15 menit.

BACA JUGA: Ternyata Putus Cinta Berpotensi Serangan Jantung

Berdasarkan penelitian terbaru ini, setiap 1 menit uji treadmill Anda bisa bertahan, risiko Anda meninggal karena serangan jantung setelah 25 tahun, menurun sebesar 15 persen. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya kebugaran tubuh terhadap kesehatan jantung. Ya, benar! Pada usia 20-an umumnya orang masih bisa terhindar dari serangan jantung walaupun gaya hidupnya tidak sehat dan kurang aktif. Namun, jika tidak  segera mengubah pola gaya hidup menjadi lebih baik, risiko menderita penyakit jantung sebelum waktunya lebih besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa olahraga saat masih muda tidak hanya untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan, tapi juga berguna untuk kesehatan secara keseluruhan.

BACA JUGA: 4 Jenis Olahraga yang Cocok Dilakukan Orang-orang Introvert

Penelitian jangka panjang ini dimulai pada pertengahan 1980-an dan melibatkan sekitar 2500 peserta. Setelah uji treadmill, masing-masing peserta diuji kembali tujuh tahun kemudian, dan untuk setiap menit mereka gagal untuk menyamakan hasil pertama saat masih berusia 20-an, terbukti risiko penyakit jantung mereka meningkat sebesar 20 persen. Satu hal yang cukup menarik dari hasil akhir penelitian ini adalah, penyumbatan pada saluran darah koroner ternyata tidak memengaruhi kesehatan jantung mereka yang masih muda. Dugaan sementara bahwa penyumbatan saluran darah koroner tidak terlalu memengaruhi kesehatan orang yang berusia 20-an adalah, penyakit jantung memiliki mekanisme berbeda pada anak muda dibanding mereka yang lanjut usia. Jadi, bagi Anda yang masih berusia 20-an, sudah saatnya berhenti cari alasan untuk tidak olahraga, dan mulai aktif secara fisik untuk mencegah risiko penyakit jantung di masa depan. | 1HEALTH.id

Leave a Reply