Ini Arah Kebijakan Pembangunan Sulut
Sekdaprov Sulut, Edwin Silangen pada rapat konsultasi publik penyempurnaan rancanan awal RPJMD Provinsi Sulut tahun 2021-2026 di Manado, Kamis 15 April 2021.

Ini Arah Kebijakan Pembangunan Sulut

Penyempurnaan RPJMD ini, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Edwin Silangen mengatakan, akan berdampak positif dan mewujudkan Sulut yang hebat dalam pembangunan diberbagai bidang.

“Kalau kita memiliki konsep yang jelas dalam RPJMD dan konsisten, saya yakin Sulut akan menjadi provinsi yang lebih hebat dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw,” katanya.

Pejabat dan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait yang diberi tugas dan tanggung jawab, Edwin menyerukan, agar seoptimal mungkin mengeksekusi persebaran dari RPJMD.

“Bukan hanya sekedar konsultasi publik, tetapi hadir dalam proses penyusunan RPJMD. Artinya, sejak proses penyusunan awal hingga penetapan pada Juni nanti (menjadi Peraturan Daerah-Perda), kita tahu persis dan pahami. Ketika menjabarkannya tidak mengalami masalah,” tegasnya.

Kepada tim ahli, pakar, staf ahli, staf khusus termasuk organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh agama yang berpartisipasi dalam penyusunan RPJMD itu, Edwin berharap dapat memberikan masukan substansi. Karena konsultasi publik itu merupakan bagian dari perencanaan partisipatif semua stake holder yang punya kepentingan terhadap RPJMD untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Sulut.

“Kabupaten dan kota juga akan menjabarkan RPJMD Provinsi Sulut, sehingga dari pusat, provinsi hingga kabupaten dan kota dalam melaksanakan pembangunan konsisten dan bersinergi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Edwin menyampaikan arahan pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terkait pengalokasian anggaran sebagai bagian implementasi atau penjabaran RPJMD, yang harus benar-benar fokus dan tidak disebar-sebar ke perangkat daerah.

“Sulut mempunyai lima belas kabupaten dan kota, sehingga proses perencanaan dalam RPJMD ini melihat dari konsep kawasan berdasarkan evaluasi kemampuan dari lima belas kabupaten dan kota itu,” jelasnya. | VERONICA DSK

Tinggalkan Balasan