Ilustrasi.
Ilustrasi.

Ini Syarat Guru pada Pengadaan CASN

JAKARTA, PUBLIKREPORTcom – Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor: 28 Tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional (JF) Guru pada instansi daerah, peserta yang berhak untuk mendaftar harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Hal ini dikemukakan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB, Katmoko Ari Sambodo, secara virtual, Senin 14 Juni 2021.

“Peserta yang berhak untuk mendaftar pada seleksi PPPK Guru Tahun 2021, yakni Guru Non ASN (guru honorer) yang masih aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan pemerintah daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik (Data Pokok Pendidik) Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) dan Guru Swasta yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdaftar sebagai Guru di Dapodik Kemendikbud serta Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di Database Lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemendikbud,” ungkap Ari.

Tahapan seleksi PPPK Guru, Ari menjelaskan, terdiri dari Seleksi Administrasi dan Seleksi Kompetensi. Seleksi Kompetensi akan dilaksanakan sebanyak tiga kali. Seleksi Kompetensi menggunakan sistem CAT-UNBK Kemendikbudristek, bukan CAT BKN.

Peserta yang bisa mengikuti Seleksi Kompetensi I hanya THK-II dan Guru Non-ASN di sekolah negeri. Seleksi Kompetensi II, boleh diikuti oleh peserta yang tidak lulus pada Seleksi Kompetensi I, ditambah Guru Swasta dan Lulusan PPG. Sementara Seleksi Kompetensi III boleh diikuti oleh peserta yang tidak lulus di Seleksi Kompetensi II.

Pengumuman pendaftaran PPPK JF dan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Tahun 2021, Ari mengatakan, akan dilakukan oleh Panselnas (Panitia Seleksi Nasional) dengan mempertimbangkan kesiapan secara teknis dari Tim Pelaksana di BKN (Badan Kepegawaian Negara) serta panitia seleksi instansi masing-masing. Sementara, pelaksanaan seleksi PPPK Guru pada instansi daerah akan dikoordinir oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan berkoordinasi dan dilakukan pengawasan oleh Panselnas.

Sedangkan Permen PANRB Nomor 29 Tahun 2021, tentang Pengadaan PPPK untuk JF, menurut Ari, aturan itu berlaku untuk semua JF, kecuali untuk JF Guru di daerah. Ketentuan umum untuk melamar pada seleksi PPPK JF adalah WNI dengan usia minimal 20 tahun dan maksimal 1 tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar. Calon pelamar juga harus memiliki pengalaman tiga tahun di bidang kerja yang relevan dengan Jabatan Fungsional yang dilamar. Berbeda dengan seleksi CPNS, pada seleksi PPPK JF, penyandang disabilitas tidak disediakan formasi khusus. Calon pelamar yang merupakan penyandang disabilitas dapat mendaftar pada seluruh formasi yang tersedia.

Pelamaran seleksi PPPK JF,Ari menuturkan, akan dilakukan secara daring melalui SSCASN dan disertai dengan proses pengunggahan dokumen persyaratan secara elektronik. Dalam seleksi PPPK JF hanya terdapat dua tahapan, yaitu seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Seleksi kompetensi dilakukan untuk menilai kesesuaian Kompetensi Manajerial, Kompetensi Teknis, dan Kompetensi Sosial Kultural yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi jabatan. Masih dalam rangkaian yang sama, dilanjutkan dengan wawancara dengan metode CAT. | DORANG

Leave a Reply