Inovasi Desain dalam Pandemi Covid-19
Faceshield oleh Singgih S Kartono. @singgihskartono/Instagram/theconversation.com).

Inovasi Desain dalam Pandemi Covid-19

  • Post author:
  • Post category:Mode

Pandemi Covid-19 memaksa semua orang melindungi diri untuk memperlambat penyebaran coronavirus.

Akibatnya, produk kesehatan yang melindungi tubuh, seperti masker bedah, sarung tangan karet, dan alat pelindung diri (APD) pun habis di pasaran karena adanya fenomena pembelian karena panik (panic buying).

Melihat permasalahan tersebut, beberapa desainer di Indonesia mencoba melakukan berbagai inovasi untuk menghasilkan rancangan-rancangan baru untuk menjawab tantangan ini. Ada yang berinovasi menciptakan APD untuk tenaga kesehatan, dan ada juga yang membuat pola desain masker kain agar mudah ditiru oleh masyarakat umum.

Apa yang memotivasi para desainer untuk menghasilkan berbagai rancangan tersebut? Aspek apa yang dilihat oleh desainer ketika merancang selain fungsi dan estetika? Saya -Prananda L Malasan, Peneliti di Design Ethnography Lab, Program Studi Desain Produk, Institut Teknologi Bandung- akan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan menjabarkan berbagai inovasi yang dilakukan oleh beberapa desainer dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Beberapa inovasi desain untuk menjawab tantangan pandemi

Dari desainer fashion, grafis, hingga desainer produk saat ini berusaha memecahkan permasalahan pandemi saat ini.
Desainer kondang Anne Avantie merancang jaket pelindung diri (JPD) untuk menjawab kebutuhan masyarakat umum yang ingin membeli alat pelindung diri (APD) yang kini diprioritaskan untuk tenaga medis. Avantie merancang jaket ini untuk memberi rasa aman bagi para penggunanya yang terpaksa harus keluar, misalnya, untuk berbelanja di supermarket.

Hasil penjualan JPD ini disalurkan ke Yayasan Anne Avantie untuk mensubsidi pembuatan APD yang akan disumbangkan ke berbagai rumah sakit.

Pembuatan JPD juga melibatkan berbagai kelompok usaha kecil di bawah Yayasan Anne Avantie, sehingga sektor industri kecil tersebut dapat terus bertahan di era pandemi ini.

Hal yang menarik bagi saya yakni, Avantie tidak hanya berhasil merancang desain JPD agar penggunanya merasa aman, tetapi Avantie juga berhasil membuat sebuah sistem agar APD dapat terus diproduksi dan terdistribusi ke rumah sakit, serta para pengusaha kecil dapat terus bertahan dengan memproduksi JPD.

Selain Avantie, desainer sekaligus CEO merek Torch, Ben Wirawan, melakukan inovasi yang cukup radikal. Dari yang sebelumnya memproduksi produk-produk outdoor seperti tas dan jaket, dirinya mencoba membuat APD untuk tenaga medis.

Tinggalkan Balasan