Penganut Yahudi membawa kitab suci Taurat saat ziarah akbar dalam perayaan Paskah Yahudi di Tembok Ratapan, Kota Tua Yerusalem, 02 April 2018. Ritual mengingat bangsa Israel saat eksodus dari Mesir juga dilakukan dengan memakan makanan yang menghasilkan ragi. (foto: reuters/ronenzvuln)
Penganut Yahudi membawa kitab suci Taurat saat ziarah akbar dalam perayaan Paskah Yahudi di Tembok Ratapan, Kota Tua Yerusalem, 02 April 2018. Ritual mengingat bangsa Israel saat eksodus dari Mesir juga dilakukan dengan memakan makanan yang menghasilkan ragi. (foto: reuters/ronenzvuln)

Israel yang Memikat Turis Dunia

Pariwisata merupakan pendapatan utama Israel . Pada 2017 lalu, negara itu berhasil mendatangkan 3,6 juta wisatawan dengan devisa mencapai 20 miliar NIS atau sekitar Rp80 triliun. Kunjungan wisatawan mancanegara yang akan datang Israel juga tak main-main, mencapai 25 persen per tahun.

Israel menawarkan sejumlah besar situs bersejarah dan keagamaan, resor pantai, situs alam, wisata arkeologi, wisata warisan, wisata petualangan, dan ekowisata. Sebagai wisatawan etalase sebelum berkunjung ke berbagai pelosok situs-situs bersejarah, Israel banyak membangun museum – negeri itu juga memiliki jumlah museum per kapita tertinggi di dunia.

Pada tahun 2009, dua situs yang paling banyak dikunjungi adalah Tembok Barat dan makam Rabi Shimon bar Yochai. Sementara objek wisata berbayar yang paling populer adalah Masada. Sementara kota yang paling banyak dikunjungi adalah Yerusalem dan situs yang paling banyak dikunjungi adalah Tembok Barat. Persentase wisatawan terbesar berasal dari Amerika Serikat yang merupakan 19% dari semua wisatawan, diikuti oleh Rusia, Prancis, Jerman, Inggris, Cina, Italia, Polandia, dan Kanada.

Berikut kota-kota yang banyak dikunjungi wisatawan dunia di Israel.

Yerusalem

Yerusalem atau Yerusalem merupakan destinasi paling opuler di Israel dan Palestina. Di sini adalah Tembok Ratapan, tempat orang-orang Yahudi beribadah hingga menangis. Sebagai kota suci Yahudi, Nasrani, dan Islam, kota tua ramai dikunjungi oleh wisatawan sepanjang tahun.

Sementara tak jauh dari Yerusalem terdapat Bukit Zaitun, perbukitan yang menghasilkan buah zaitun – buah yang diterima dalam Taurat, Injil, dan Alquran. Perkebunan zaitun di bukit itu, buat mengumpulkan yang indah. Dan di puncak tertinggi disebut sebagai At-Tur. Baik buah zaitun dan Bukit At-Tur terdapat dalam Surat At-Tin.

Di Yerusalem ada pula reruntuhan Kerajaan Nabi Daud, Museum Menara Daud. Bukan hanya reruntuhan, di area itu terdapat Menara Museum David yang memberikan banyak informasi tentang sejarah Kota Yerusalem. Lalu, ada Terowongan Barat yang terletak di sisi Tembok Barat Yerusalem. Lorong ini menunjukkan betapa kuatnya tembok kota sebagai kota yang dilindungi benteng. Di ujung terowongan, wisatawan akan disuguhi animasi pembangunan terowongan dan Tembok Barat yang kokoh.

Bagi umat Nasrani, Via Dolorosa merupakan lokasi ziarah peneguh iman. Di jalan memahami Yesus dan muridnya memperbaiki penganiayaan sebelum disalibkan di Golgota. Melalui Dolorosa juga jalan yang harus dilalui menuju Praetorium, Gereja Makam Kudus, dan situs terkenal lainnya. Dan terakhir, tentu saja Masjid Al Aqsa di Haram Assharif, yang diganti sebagai Istana Nabi Sulaiman, tempat turunnya Isa Almasih, dan Nabi Muhammad memulai Mi’raj – perjalanan ke langit menerima permintaan salat lima waktu.

Leave a Reply