Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Asman Abnur dan Walikota Bogor Bima Arya, jalan santai bersama di Kota Bogor, Jumat 02 Februari 2018.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Asman Abnur dan Walikota Bogor Bima Arya, jalan santai bersama di Kota Bogor, Jumat 02 Februari 2018.

Isteri/Suami ASN dari Paslon Kepala Daerah Harus Cuti

POLITIK

BOGOR, publikreport.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Asman Abnur meminta kepada isteri atau suami dari Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah (Kada) yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mengambil cuti di luar tanggungan negara.

“ASN yang pasangannya maju sebagai kontestan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 harus mengajukan cuti selama masa kampanye,” imbau Asman, usai jalan santai bersama Walikota Bogor, Bima Arya, Jumat 02 Februari 2018.

BACA JUGA: ASN/PNS Jangan Tergiur Janji Jabatan Paslon Kepala Daerah

Para istri/suami yang berstatus PNS, Asman melanjutkan, dilarang menggunakan atribut yang mengandung unsur politik serta dilarang menggunakan fasilitas milik negara, saat mendampingi kampanye pasangannya. Mereka juga dilarang dilarang berfoto bersama Paslon dengan berbagai macam atribut.

“Para istri atau suami dengan status PNS yang akan mendampingi suami saat kampanye boleh saja berfoto asal tidak menggunakan atribut partai maupun lainnya. Sebagai aparatur negara wajib mematuhi aturan yang berlaku,” tegasnya.

BACA JUGA: Inilah Anggota TNI/Polri yang Maju Dalam Pilkada 2018

Asman mengingatkan, apabila Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) telah menerbitkan surat bernomor B/71/M.SM.00.00/2017, tentang pelaksanaan netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan Pilkada serentak 2018, pemilihan legislatif 2019 dan pemilihan presiden dan wakil presiden 2019.

“Dalam surat tersebut disebutkan, para Pejabat Pembina Kepegawaian dan seluruh ASN dapat memperhatikan peraturan yang berkaitan dengan netralitas ASN dalam Pilkada,” ucapnya.

BACA JUGA: Pilkada Serentak, ICW: Korupsi Juga Akan Serentak

Kepada para ASN di seluruh Indonesia, Asman menegaskan, supaya dapat bersikap dan menjaga netralitas dalam penyelenggaraan Pilkada.

“ASN harus tetap fokus bekerja, tidak terlibat dalam politik praktis,” imbaunya. | DORANG

Leave a Reply