Jenazah PDP Dimakamkan di Kombi dan Tompaso
Seorang perempuan berinisial PM (61), alamat Lingkungan 3, Kelurahan Sario Kota Baru, Kecamatan Sario, Kota Manado yang meninggal di RSUP Prof Kandou Malalayang, Manado, Selasa 12 Mei 2020, pukul 20.25 WITA, dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Kombi, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa.

Jenazah PDP Dimakamkan di Kombi dan Tompaso

MINAHASA, publikreport.com – Selasa 12 Mei 2020, dua orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia dimakamkan. Pertama seorang perempuan berinisial PM (61), alamat Lingkungan 3, Kelurahan Sario Kota Baru, Kecamatan Sario, Kota Manado yang meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Malalayang, Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin 11 Mei 2020, pukul 20.25 WITA, dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Kombi, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa. Satunya lagi, perempuan berinisial AK (53), warga Jaga 1, Desa Tonsewer Selatan, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Noongan, Langowan, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tonsewer.

Perempuan PM diketahui memiliki riwayat penyakit Dx CVD, Pneumonia. Pada Sabtu 09 Mei 2020, sekitar pukul 17.25 WITA, masuk Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Manado, lalu dirujuk ke RSUP Prof Kandou.

Sedangkan AK diketahui mempunyai aktivitas tinggi sebagai seorang pedagang. Mobilitas perempuan ini, Tonsewer-Pasar Karombasan Manado, hingga akhirnya pada Jumat 08 Mei 2020, sekitar jam 10.20 WITA, masuk ke RSU Noongan dengan keluhan awal diare. Dan Senin 11 Mei 2020, sekitar pukul 15.30 WITA, kembali masuk RSU Noongan dengan keluhan panas dan batuk disertai sesak napas.

Pasien tersebut mendapat penanganan khusus di ruang isolasi, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan akhir, AK memiliki riwayat penyakit Torax Pneumonia Covid-19, dengan hasil rapid test reaktif (positif Covid-19) saturasi oksigen 50 persen.

Setelah dilakukan proses wrapping standar Covid-19, jenazah AK kemudian dibawa ke TPU Desa Tonsewer dengan menggunakan ambulace milik Pemerintah Provinsi Sulut.

Pemakaman kedua jenazah berstatus PDP ini, mendapat pengawalan dari TNI/Polri Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Negara Republik Indonesia). | RIO YANTO

Tinggalkan Balasan