Jika Guru Menampar Siswa
Ilustrasi.

Jika Guru Menampar Siswa

Adik laki-laki saya yang duduk di bangku sekolah kelas 2 SMP. Dia ditampar-tampar oleh gurunya di depan murid-murid yang lainnya karena diperingati beberapa kali untuk mencukur rambutnya namun tidak dilakukan oleh adik saya. Di saat pengecekan kedapatan rambut adik saya masih belum dicukur juga, sehingga pada saat itu sang guru menyuruh adik saya maju ke depan kelas dan memotong rambutnya dengan tidak beraturan. Saat itu adik saya memukul sang guru, sehingga gurunya menampar-nampar adik saya.

Saya ingin tahu pasal-pasal apa saja yang berkaitan dengan kasus ini, dan sanksi yang diberikan.

Berikan saya referensi dari beberapa sudut pandang yang berbeda, misalnya tanggung jawab seorang guru SMP (tentunya beda dengan guru SD, SMA, dll.) karena saya rasa tingkat perkembangan anak tiap tingkatan sekolahnya berbeda, kemudian psikologi seorang anak ketika ditampar di depan murid-murid yang lainnya. Adik saya dari kecil agak sensitif ketika rambutnya dicukur, setiap kali dicukur dia selalu menangis.

Jawaban:

Artikel di bawah ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul sama yang dibuat oleh Liza Elfitri, S.H., M.H. dan pernah dipublikasikan Rabu, 06 Maret 2013.

Intisari:

Tindakan adik Anda memukul guru dan guru menampar adik Anda di depan kelas dan di hadapan teman-temannya sesama siswa adalah suatu tindakan yang salah dan memenuhi unsur delik (tindak pidana).

Tindakan guru menampar adik Anda merupakan kekerasan terhadap anak dan dapat dipidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan telah diubah kedua kalinya dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang telah ditetapkan menjadi undang-undang oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang.

Leave a Reply