Presiden Jokowi didampingi Ketua KWI Mgr Suharyo sebelum menyampaikan keterangan pers, di Kantor Pusat KWI, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018, pagi.
Presiden Jokowi didampingi Ketua KWI Mgr Suharyo sebelum menyampaikan keterangan pers, di Kantor Pusat KWI, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018, pagi.

Jokowi Temui Presidium KWI

JAKARTA, publikreport.com – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, dalam pertemuannya dengan Presidium Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Jumat, 24 Agustus 2018, pagi, mereka membicarakan Pancasila, keragaman, perbedaan, agama, suku, adat dan tradisi yang harus terus dirawat.

“Kita jaga persaudaran, kerukunan kita, persatuan kita,” kata Jokowi kepada wartawan usai pertemuan. Dalam pertemuan ini Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

Dalam pertemuan itu, Jokowi melanjutkan, juga dibicarakan beberapa hal yang berkaitan dengan isu-isu daerah.

Khusus terkait vonis 18 bulan kepada Melliana oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jokowi mengatakan, dirinya tidak bisa mengintervensi hal-hal yang berkaitan dengan wilayah hukum di pengadilan.

“Ya saya saya tidak bisa mengintervensi hal-hal yang berkaitan dengan di wilayah hukum pengadilan,” tegasya.

Setelah Kunjungan ke KWI ini, menurut Jokowi, rencananya juga akan dilanjutkan kunjungan ke Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) pada sore hari.

“Tidak ada urusannya dengan Pemilihan Presiden. Kita berbicara tadi kan sudah saya sampaikan, berbicara mengenai Pancasila, mengenai keragaman dan perbedaan-perbedaan,” tegasnya.

Kedatangan Rombongan Presiden RI, Jokowi disambut Mgr Suharyo beserta para uskup yang tergabung dalam KWI. | DORANG

Leave a Reply