You are currently viewing Jongenschool, ‘Sekolah Nyong’ di Tomohon
Anak sekolah menyambut tamu di depan gereja protestan (Gereja Sion).

Jongenschool, ‘Sekolah Nyong’ di Tomohon

Setelah mendirikan Meisjesschool atau ‘Sekolah Nona’ di Tomohon, Pendeta Jan Louwerier kemudian mendirikan sekolah sejenis. Bukan ‘Sekolah Nona’. Melainkan ‘Sekolah Nyong’ atau dalam Bahasa Belanda disebut Jongenschool dipimpin A Limburg pada 1893-1894.

BACA JUGA: Meisjesscholl atau ‘Sekolah Nona’ di Tomohon

Jongenschool ini merupakan sekolah spesial bagi anak-anak pria para orang terkemuka di Minahasa.

Sekolah ini dibuka di sebelah gedung Gereja Protestan Tomohon di Paslaten (kelak dipakai Clubgebouw lalu Kantor Sinode GMIM – Gereja Masehi Injili di Minahasa), sementara asrama didekatnya masuk Talete, termasuk bekas rumah Pandita (Pendeta) Nicolaas Wilken yang kemudian hancur terkena bom sekutu pada tahun 1945 dan terakhir jadi rumah pendeta, termasuk Pendeta AZR Wenas.

Direktur Jongenschool kemudian adalah J Meyboom dan AGH Bechger. | ADRIANUS KOJONGIAN

Leave a Reply