You are currently viewing Joshua: Di Kendari, Bukan Potas tapi Ganco
Anjing yang masuk ke pasar di Tomohon, Manado dan daerah sekitar dipasok dari Gorontalo, Sulawesi Tengah,Sulawesi Tenggara bahkan Sulawesi Selatan. Nampak salah satu mobil pembawa anjing melintas menuju tempat penampungan. (Foto: Zonautara)

Joshua: Di Kendari, Bukan Potas tapi Ganco

MANADO, publikreport.com – Kening Joshua Kamagi sedikit mengerut mendengar kata potas saat diwawancarai wartawan Zonautara.com, Kamis 23 November 2017. Maklum saja, pria kelahiran Jakarta 24 tahun silam ini, sudah hampir tiga tahun ikut pamannya mengangkut berbagai jenis barang kebutuhan, termasuk celeng dan anjing.

Joshua menuturkan, umumnya anjing yang berasal dari Kendari merupakan anjing liar, tidak dibunuh menggunakan obat bius atau potas.

“Di kendari, anjing ini ditangkap dengan cara dikait dengan ganco. Justru jika menggunakan obat bius atau potas, dilarang oleh warga,” ungkapnya.

Menurut Joshua, di Kelurahan Kamboa, Kecamatan Kamboa, Kabupaten Buton Utara, populasi anjing sangat banyak, sehingga warga di kelurahan itu akan bersyukur kalau ada yang mau menangkap anjing. Namun saja tetap memperingatkan untuk tidak menggunakan potas.

BACA JUGA: Anjing di Pasar Tomohon Dipasok Dari Makassar Dan Gorontalo

Hal ini masuk akal, karena potas bisa saja membunuh hewan atau ternak lainnya, seperti ayam atau bebek.

Arnold Kamagi, paman dari Joshua juga mengungkapkan, banyak kendaraan dari Manado yang sering mengangkut anjing dari Kendari.

“Saya pernah tinggal tujuh tahun di Buton Utara, setiap hari banyak melihat orang berburu anjing menggunakan ganco, yaitu berupa besi yang ujungnya runcing dan melengkung. Ini gunanya untuk mengait anjing buruan. Jika terkena ganco, anjingnya tidak bisa lari,” jelas Arnold.

BACA JUGA: Doger, Berandalan Pemasok Daging Anjing

Menurut menjelaskan, anjing yang sudah dalam keadaan mati ini di packing dalam kotak sterofom yang sudah ditaruh pecahan es batu. Ini harus benar-benar kedap, untuk menjaga es tidak mudah meleleh, selain itu daging anjing tidak busuk.

“Jika ada celah udara sedikit saja, akan berpengaruh pada daging anjing. Dan jika ada cacat sedikit saja pada daging anjing, pembeli pasti tidak mau ambil,” pungkas Arnold. | ZONAUTARA.com

Leave a Reply