Lokasi praktik judi sabung ayam di Kelurahan Biga yang pernah digerebek Tim Satya Prabu Polsek Urban Kotamobagu beberapa waktu. (Foto: totabuan.co)
Lokasi praktik judi sabung ayam di Kelurahan Biga yang pernah digerebek Tim Satya Prabu Polsek Urban Kotamobagu beberapa waktu. (Foto: totabuan.co)

Judi Sabung Ayam Makin Marak

KRIMINALITAS

KOTAMOBAGU, publikreport.com – Lurah Kotamobagu, Ivone Patricia Rundengan mengakui apabila dirinya mendapat informasi dari warga tentang adanya praktek judi sabung ayam pekan lalu di wilayahnya. Dan dirinya turun langsung ke lokasi untuk mengecek informasi soal judi sabung ayam ini.

“Sesuai informasi ada dua titik, yakni di belakang Hotel Endang Rahayu dan di Sampana. Kemarin kita sudah sama-sama turun mengeceknya sesuai informasi warga,” kata Ivone, Sabtu 03 Februari 2018.

Namun, Ivone membeberkan, setelah dirinya bersama aparat kelurahan dan Bhabinkamtibmas turun ke lokasi mengecek aktivitas itu langsung bubar.

Mengenai judi sabung ayam di Lorong Agoan, Ivone mengaku tak menerima informasi. Dirinya mengaku baru mengetahui setelah wartawan melakukan konfirmasi kepadanya. Alasan, dirinya sibuk mengurus persiapan Tulude di Kampung Baru.

Ivone berjanji akan melakukan cross check. Terlebih lokasi praktik judi sabung ayam tidak jauh dari kantor lurah.

“Akan saya kroscek  dulu ke aparat lingkungan. Terima kasih atas informasinya,” ujarnya.

Guna memberantas praktek judi sabung ayam, Ivone menyatakan akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Kepada dirinya meminta agar tidak bosan-bosan melaporkan jika melihat ada kegiatan menyimpang apalagi yang dilarang oleh pemerintah.

Diduga dibackup oknum polisi

BACA JUGA: Tambang Illegal di Bolmong Kian Marak. Hutan Rusak, Lingkungan Tercemar

BACA JUGA: Aktivitas PETI, PT JRBM Diminta Bertanggung Jawab, Pemerintah Jangan Diam dan Polri Tegakkan Hukum

Praktik judi sabung ayam di Lorong Agoan Kelurahan Kotamobagu makin meresahkan. Bahkan praktik judi sabung ayam itu dilakukan di tengah pemukiman warga. Parahnya, praktik judi sabung ayam ini dilakukan karena diduga dibackup oknum aparat kepolisian.

Sejumlah warga yang tinggal di kompleks itu mengaku praktik judi sabung ayam berlangsung setiap akhir pekan. Namun anehnya, selama ini aktivitas tersebut berlangsung jarang mendapat sorotan apalagi ditertibkan aparat kepolisian.

“Setiap akhir pekan aktivitas judi sabung ayam terkesan dibiarkan, apalagi ditertibkan. Kami tidak pernah melihat ada polisi yang datang untuk menghentikannya atau menangkap para bandar,” ungkap salah seorang ibu rumah tangga yang tinggal berdekatan dengan lokasi judi sabung ayam itu.

Informasi ibu tersebut bukan hanya basa-basi semata. Pasalnya, saat wartawan ini melakukan investigasi, tampak sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat berjejeran dan terparkir di lokasi.

Rata-rata mereka yang datang di arena yakni pengusaha dengan mobil mewah.

Yang tidak menyenangkan lagi saat melewati Lorong Agoan, sejumlah anak muda mulai meminta retribusi parkir tanpa ada dasar peraturan dan perundang-undangan.

Leave a Reply